Siaga Darurat Kota Mojokerto, Pedagang di Pasar Brangkal Positif Covid-19

Petugas saat melakukan Rapid Test di pantau oleh Walikota Mojokerto. SP/ JM

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Jelang New Normal di Kota Mojokerto, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah hampir tiap harinya. Jika sebelumnya sudah 18  orang terkonfirmasi positif, satu orang meninggal, dua orang sembuh, sedangkan lainnya masih menjalani perawatan intensif, mulai tanggal 5 Juni 2020 bertambah satu orang lagi yang positif Covid-19.

Masyarakat Kota Mojokerto harus lebih meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Pasalnya, sebaran Covid-19 di Kota Onde-Onde terus meluas. Kali ini giliran Kelurahan Kauman yang berubah menjadi zona merah.

Hal itu menyusul seorang warga yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (5/6). Dengan tambahan satu kasus tersebut, jumlah kumulatif warga yang positif Covid-19 menjadi 19 orang.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengungkapkan, warga yang tercatat sebagai terkonfirmasi positif 19 adalah perempuan berinisial F, berusia 42 tahun.

Menurutnya, warga yang sehar-hari bekerja sebagai pedagang itu telah menjalani uji swab pada 1 Juni lalu. ’’Hasil swab-nya confirm positif Covid-19,’’ terangnya. 

"Pasien ke 19 adalah seorang wanita berusia 42 tahun berinisial F yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang di pasar brangkal. F ini warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon. Dari hasil tracing sementara, ada 4 orang yang melakukan kontak, suami dan 3 anaknya, dan segera akan dilakukan rapid test," terang Gaguk.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto menjelaskan bahwa F ini sudah melakukan rapid test pada (31/5/2020), hasilnya reaktif. 

Mendapati data laporan hasil uji sweb yang bersangkutan positif Covid-19, tim kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto saat itu juga melakukan tracing terhadap 4 orang yang sempat kontak komunikasi dengan pasien diantaranya, suami dan ketiga anaknya. 

’’Empat orang itu adalah suami dan tiga anaknya,’’ paparnya.

Tracing akan kembali dilakukan terhadap orang  dekat lainnya yang terindikasi pernah berhubungan langsung dengan F. Jika diperlukan, petugas juga bakal melakukan pelacakan terhadap sesama pedagang lainnya.

’’Yang bersangkutan (positif 19) pedagang di Pasar Brangkal,’’ ulasnya. Sementara itu, upaya tracing juga dilakukan terhadap kasus-kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya. Untuk mendeteksi risiko penularan, petugas melakukan skriring terhadap ratusan warga.

 

Berikut data lengkap 19 pasien positif Covid-19 di Kota Mojokerto :

1. Dokter berinisial H, Pria 32 tahun warga Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto. Kini masih dirawat di ruang Isolasi RSUD Wahidin Sudiro Husodo. (Sekarang dinyatakan sembuh)

2. dr Langit Kresna Janitra, Kabid P2P Dinkes Kabupaten Mojokerto, asal Kecamatan Magersari. (Sekarang dinyatakan sembuh)

3. Pria berusia 27 tahun, Anak Buah Kapal (ABK) warga Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon. Kini diisolasi di dalam Kapal oleh KKP.

4. Wanita berinisial S usia 36 tahun, warga Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon. Kini diisolasi di Rusunawa, karena tanpa gejala (OTG)

5. Bocah perempuan berusia 9 tahun, warga Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon. Kini diisolasi di Rusunawa, karena tanpa gejala (OTG)

6. Pria berinisial S usia 58 tahun, warga Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari. Kini diisolasi di Rusunawa karena tanpa gejala (OTG).

7. Wanita berinisial D usia 32 tahun, warga Kedundung Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Kini diisolasi di Rusunawa karena tanpa gejala (OTG).

8. Bocah Laki-laki berinisial F usia 7 tahun 5 bln asal Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon. Sekarang menjalani karantina di rusunawa

9. Pria berinisial M usia 59 tahun 9 bulan, penjual buah asal Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari. Sekarang karantina di Rusunawa.

10. Wanita berinisial K usia 55 tahun 11 bulan, penjual buah asal Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.

11. Pria berinisial T usia 38 tahun 11 bulan, wiraswasta, asal Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.

12. Wanita berinisial NY usia 32 tahun 6 bulan, punya Toko Sembako di rumahnya, asal Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.

13. Pria berinisial Y usia 37 tahun 2 bulan, tenaga medis, asal Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.

14. Wanita berinisial TM usia 44 tahun 7 bulan, penjual makanan, asal Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, meninggal dunia dan dimakamkan malam ini di Makam Balongsari.

15. Pria berinisial B usia 32 tahun, karyawan swasta di Surabaya, asal Kelurahan Blooto, Kecamatan Magersari.

16. Wanita berinisial F Usia 49 tahun, Karyawan Swasta di Sidoarjo, asal Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan.

17. Wanita berinisial F usia 43 tahun, PNS asal Kelurahan Meri Kecamatan Kranggan.

18. Pria berinisial ID usia 36 tahun, Pedagang asal Kelurahan Pulorejo Kecamatan Prajurit Kulon.

19. Wanita berinisial F usia 42 tahun, Pedagang di Pasar Brangkal, warga Kelurahan, Kecamatan Prajurit Kulon.  dsy1