•   Sabtu, 29 Februari 2020
SGML

Sertijab Walikota Mojokerto, Pakde Karwo ’Damprat’ Wakil Rakyat

( words)
Sebagian anggota DPRD Kota Mojokerto yang hadir dalam acara Serah Terima Jabatan Walikota dan Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto di GOR Mojopahit, Jalan Gajah Mada 149 Kota Mojokerto, Jumat (21/12/2018). Foto SMG/Dwy Agus Susanti


SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dibuat kesal dengan sikap indisipliner anggota DPRD Kota Mojokerto. Pasalnya, saat agenda penting rapat paripurna DPRD Kota Mojokerto dalam rangka mendengarkan pidato penyampaian visi dan misi Walikota Mojokerto Periode 2018 - 2023 hanya segelintir orang saja yang hadir.

"Hari ini kita dipertontonkan sesuatu yang tidak baik. Bagaimana mungkin agenda sebesar ini yang hanya terjadi lima tahun sekali hanya dihadiri sedikit saja wakil rakyat," ujar Gubernur saat memberi sambutan dalam acara Serah Terima Jabatan Walikota dan Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto di GOR Mojopahit, Jalan Gajah Mada 149 Kota Mojokerto, Jumat (21/12/2018).

Gubernur menilai, sebagai wakil rakyat, tak seharusnya anggota DPRD Kota Mojokerto malas-malasan dalam menjalankan kinerjanya. Karenanya ia mendesak pimpinan DPRD Kota Mojokerto untuk bersikap tegas memberikan teguran kepada anggotanya yang mangkir hadir tersebut.

"Mohon Ketua DPRD memberi sangsi tegas kepada mereka yang tak hadir. Karena acara ini sudah menjadi perhatian bagi banyak orang," tegasnya.

Tak hanya itu, Pakde Karwo juga meminta Assisten I dan Biro Pemerintahan Pemprov Jatim untuk turun aktif mengecek kinerja wakil rakyat di seluruh Jawa Timur. Ini agar, anggota DPRD bisa disiplin dalam menjalankan kinerjanya. "Fungsi kontrol harus tetap kita jalankan ini agar jangan sampai wakil rakyat memakan gaji buta," pungkasnya.

Sementara itu, dari pantauan Surabaya Pagi di lokasi paripurna, dari 25 kursi yang disediakan untuk wakil rakyat, hanya ditempati 17 orang saja. Tiga dari unsur pimpinan dan sisanya dari unsur anggota DPRD. dw

Berita Populer