•   Minggu, 23 Februari 2020
Otonomi Daerah

Semen Indonesia Gelar Penganugerahan Juara Lomba Vlog Siswa SMA Se Tuban

( words)
Penyerahan Hadiah Lomba Vlog tingkat SMA/ Sederajat se- Tuban oleh Semen Indonesia.


SURABAYA PAGI. Tuban - PT Semen Indonesia (tbk) Pabrik Tuban menggelar penganugerahan juara lomba Milenial Vlog, di Auditorium lantai dua PT Semen Indonesia, Desa Sumberarum, Kecamatan Merakurak, Tuban. Rabu, (18/12).

Dalam acara, turut hadir Sekda Tuban Budi Wiyana, pimpinan PT Semen Indonesia, Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kepala Sekolah dan guru pendamping siswa peserta lomba.

Lomba Milenial Vlog tersebut diperuntukkan siswa SMA sederajat di Kabupaten Tuban, dimana merupakan kerjasama antara Semen Indonesia dengan Ranggalawe Press Solidarity (RPS) atau perkumpulan wartawan yang bertugas di Bumi Wali.

Sebelum digelar lomba ngevlog, terlebih dahulu diberikan workshop literasi digital dan teknik pengambilan gambar serta editing video yang dilakukan di lima sekolah secara bergantian.

Yakni SMAN 1 Tuban, SMKN 1 Tuban, SMAN 4 Tuban, SMAN 1 Kerek dan SMK Manbail Futuh Jenu dengan pesertanya merupakan siswa perwakilan SMA sederajat se-Kabupaten Tuban.

Dari workshop tersebut, diharapkan menjadi modal para siswa untuk mengikuti lomba vlog. Sebab, semua teknik membuat video yang bagus sudah diberikan. Sekaligus rambu-rambu dan aturan mana yang tidak boleh dan mana yang boleh ditayangkan dalam video.

Senior Manajer Public Relation and CSR PT Semen Indonesia Setiawan Prasetyo mengapresiasi kegiatan Milenial Vlog Kontes tersebut.

"Terimakasih atas kerja keras dari RPS dan kerjasamanya. Semoga tahun depan bisa ditingkatkan lagi," harapnya.

Menurut dia, lomba yang didahului dengan pelatihan sangat bagus, sebab, para siswa dibekali dengan kemampuan dasar bagaimana tata cara membuat vlog yang baik.

"Itu penting agar vlog yang dibuat sesuai dengan harapan dan tidak melanggar ketentuan," kata Iwan panggilan akrabnya.

Sementara itu, Sekda Tuban Budi Wiyana bangga dan mengapresiasi kegiatan ini. Karena selain vlog memadukan antara beberapa unsur teknologi, juga memiliki keunikan tersendiri sehingga bisa menarik perhatian.

"Idenya ini luar biasa, karena video sangat menarik dan mudah difahami. Jadi bisa menjadi media untuk informasi yang sangat potensial" katanya.

Lebih lanjut, ketua RPS Khoirul Huda mengatakan, wartawan selama ini dinilai hanya bisa mengritik dan mencari kesalahan. Padahal, selain punya fungsi kontrol, juga punya fungsi untuk memberikan edukasi pada masyarakat.

"Dan kegiatan ini salah satu wujud dari fungsi pendidikan tersebut," ujarnya.

Dalam acara puncak Milenial Vlog Kontes tersebut, digelar talk show dengan mendatangkan narasumber Dimas Zainal youtuber asal Cepu, Blora ,Jawa Tengah.

Youtuber ini sudah punya subcriber 407 ribu, menyampaikan salah satu kiat agar bisa menarik penonton untuk betah berkunjung di chanel yang dimiliki, menurutnya kiat tersebut adalah agar tidak bosan untuk membuat konten yang menarik serta rajin untuk mempromosikan, sehingga video yang dibuat lebih banyak dilihat dan disukai orang.

"Promosikan video itu di mana saja dan lakukan terus menerus, jangan bosan," ujarnya.

Ada 190 peserta dengan 87 video yang ikut dalam lomba vlog ini. Penilaian dilakukan oleh oleh dewan juri yang terdiri dari para profesional dan Dinas Kominfo.

Dari penilaian dewan juri, menghasilkan beberapa juara yakni Juara 1 chanel Sobat Ngluyur, asal sekolah SMA N 2 Tuban, juara 2 chanel Wira Yudha dari sekolah SMA N 5 Tuban dan juara 3 chanel Sulthan Ri2qi, asal sekolah SMK N 1 Tuban.

Selain juara- juara tersebut, juga diberikan penghargaan untuk vlog terbaik atas 4 kategori, yakni kategori Terinspirasi untuk chanel Junaid m Zaid asal sekolah MA Alfalah Bangilan kategori Menghibur chanel Adhika Rahmat, kategori Terunik


Chanel SMK technopreneurship muslimah Tuban dari sekolah SMK technopreneurship muslimah Tuban, dan terakhir dari kategori Terpopuler untuk chanel Nabil MM asal sekolah SMKN 1 Tuban.

Berita Populer