Semalam, Kampung Donowati Digrebek

SURABAYA PAGI, Surabaya - Unit Tipiring Sat Sabhara Polrestabes Surabaya dibantu Satpol PP Kota Surabaya dan Linmas mengadakan penggerebekan terhadap dua rumah di kampung Donowoti II Surabaya, Selasa (27/2) malam

Dari penggerebekan itu, petugas gabungan menemukan dua rumah distributor arak jenis cukrik asal Nganjuk. Dari dua rumah tersebut, petugas mendapatkan 100 botol besar cukrik siap edar, 400 botol kecil, dan 45 jerigen berkapasitas 25 liter.

Kanit Tipiring Polrestabes Surabaya, Ipda Satriono menjelaskan, penggerebekan tersebut dilakukan berdasar informasi dari masyarakat. "Awalnya kami dapat informasi masyarakat, kemudian setelah itu kami lakukan penyelidikan selama beberapa hari. Dan ketika melakukan penggerebekan kami menemukan dua rumah yang menjadi tempat penyimpanan cukrik tersebut," ungkap Satriono, Selasa (27/2) di lokasi.

Lebih lanjut, perkampungan Donowati memang dikenal sebagai distributor arak jenis cukrik di Surabayahal itu dibuktikan dari banyaknya rumah yang menyimpan botol plastik kosong guna diisi minuman keras oplosan itu.

Meski demikian, Satriono mengaku jika masih ada beberapa titik di perkampungan tersebut yang harusnya dirazia. "Ini baru dua, tadi tim menyebar, masih ada tiga lagi yang harusnya digrebek, namun diduga bocor sehingga kami tidak menemukan barang bukti," imbuhnya.

Upaya penertiban dan tindakan tegas terhadap para penjual minuman keras ilegal akan terus dilakukan oleh tim Tipiring dan Pol PP Kota Surabaya. Selanjutnya petugas membawa dua orang yang menjadi pemilik arak tersebut ke mapolrestabes Surabaya guna proses lebih lanjut. n fir