•   Kamis, 23 Januari 2020
Pendidikan

Sejumlah Sekolah di Jombang Mengeluh, Seragam Olahraga Gratis Banyak yang Tidak Muat Siswa

( words)
MTs Negeri 6 Jombang saat mencoba seragam olah raga. (SP/M. Yusuf)


SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Program seragam olah raga untuk SMP dan MTs yang mulai dibagikan pada Jumat, (1/11/2019) kemarin, dikeluhkan sejumlah sekolah di Jombang, Jawa Timur.

Pihak sekolah menilai, seragam olah raga yang diterima sejumlah sekolah itu dinilai tidak layak pakai lantaran ukuran yang terlalu kecil.

Sejumlah siswa di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 6 Jombang, Desa Semanding, Kecamatan Jogoroto, Jombang. terlihat mencoba seragam olah raga berwarna hijau dari Pemkab Jombang.

Saat mencoba memakainya, celana olah raga terlihat cingkrang atau hanya sampai 5 sentimeter di atas mata kaki. Untuk bajunya juga terlihat cingkrang di bagian lengan.

Kepala MTsN 6 Jombang, Umi Mahmudah mengatakan, anak yang normal ukuran L ketika mencoba ukuran L yang diterima tidak muat, dan celananya cingkrang. "Padahal itu nantinya akan digunakan hingga kelas 9," katanya saat diwawancarai di sekolahnya, Senin (4/11/2019).

Umi menjelaskan, disamping kekecilan, pihak sekolah juga menerima seragam yang tidak sesuai dengan permintaan. Dari total 120 seragam yang diajukan sesuai data jumlah siswa, sekolah hanya menerima 14 seragam.

"Ukurannya pun tidak sesuai dengan yang diminta. Dari 120 masih mendapat 14 potong. Yang tujuh ukuran M, yang tujuh L. Nah, yang tujuh M itu ternyata di tanda kaos ukurannya S. Nanti rencananya akan kami kembalikan," jelasnya.

Selain di MTs N 6, seragam olah raga cingkrang juga ditemukan di SMPN 6 Jombang. Rencananya pihak sekolah akan mengembalikan seragam pemberian Pemkab Jombang tersebut.


Image

Kepala SMPN 6 Jombang Suprayitno mengungkapkan, beberapa siswa sudah mencoba seragam olah raga. Namun kebanyakan seragam yang dicoba siswanya tidak muat dipakai.

"Ukurannya banyak yang kekecilan. Saya mencoba satu seragam ukuran XL yang kita minta panjangnya 96 sentimeter, tapi yang datang ukurannya 86 sentimeter. Selisih 10 sentimeter lebih kecil," ungkapnya.

Menurut Supriyatno, dirinya menerima 219 potong seragam sekolah. Ia memilih untuk tidak membagikan seragam olah raga itu ke siswanya lantaran kekecilan. "Yang cukup kita bagikan, yang gak muat akan kita kembalikan ke gedung tenis indoor," pungkasnya.

Perlu diketahui, seragam olah raga ini merupakan satu di antara tiga seragam sekolah gratis program Pemkab Jombang sesuai janji politik Bupati dan Wakil Bupati Jombang Mundjidah-Sumrambah.(suf)

Berita Populer