Sebanyak 279 Kades Dilantik Bupati Jombang

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Kepala desa terpilih di 279 Desa dari 21 Kecamatan, hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019 di Jombang, Jawa Timur dilantik pada Kamis, (5/12/2019).

Kepala Desa terpilih tersebut dilantik oleh Bupati Jombang, Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Jombang, Surambah. Pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di Pendopo Alun-Alun Jombang.

Dalam pelantikan dihadiri pejabat Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), para tamu undangan keluarga lurah terpilih, beserta panitia pilkades masing-masing.

**foto**

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab menuturkan, ada sebanyak 286 Kepala Desa terpilih di periode 2019 - 2025. Namun dari jumlah tersebut, dalam pelantikan pengambilan sumpah ini hanya 279 Desa.

"Selain 279 lurah yang kita lantik dan dilanjutkan penyerahan surat keputusan (SK) ini, masih ada tujuh kades yang bakal menyusul di tahun depan. Sebab SK-nya baru berakhir pada bulan Januari tahun 2020," tuturnya.

Acara yang berlangsung khidmad sejak pagi ini, diwaliki 21 kepala desa yang disumpah dihadapan bupati secara simbolis dari perwakilan 21 kecamatan di Jombang. Kemudian, sejumlah lurah terpilih ini diberikan tanda pangkat serta lencana (Baskoro) kepada perwakilan lurah terpilih tersebut.

Setelah dilantik sekarang, lanjut Mindjidah, kades yang hadir sekarang ini sesegera mungkin untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa, anggaran desa.

"Dan bisa memberikan inovasi pada masyarakat agar desanya lebih maju. Selain itu, para kades juga harus mengikuti prosedur yang ada. Agar tidak memberhentikan serta mengangkat perangkat desa tanpa aturan yang telah berlaku," ujarnya.

Selanjutnya, Mundjidah juga berharap kepada kades baru maupun lama yang telah dipilih warganya kembali yang dilantik ini, supaya bisa tetap mengembankan amanah untuk masyarakatnya.

"Saya meminta, untuk para kades terpilih ini bisa bersinergi untuk mengembangkan desanya agar semakin maju dan masyarakat sejahtera. Dan saat dalam pelaksanaan pilkades kemarin warga sempat pecah, bisa bersatu kembali untuk.membangun desa agar lebih kondusif," harapnya.

Meskipun kemarin sempat beda pendapat dalam pemilihan pilkades, para lurah diharapkan dapat merangkul kembali desanya agar dapat membangun desanya agar lebih maju.

"Dapat bersinergi dengan Cakades yang tak terpilih, agar para pendukungnya dapat utuh kembali dan tidak ada perpecahan lagi," pungkasnya.(suf)