•   Minggu, 23 Februari 2020
Otonomi Daerah

Satlantas Polresta Kediri Berikan Siraman Rohani Bagi Pelanggar Lalu Lintas

( words)
Kasat Lantas Polresta Kediri, AKP Risky (tengah) saat mengawasi salah satu pelajar yang dihukum menghafal ayat suci Al-Quran karena terjaring razia Ops Patuh Semeru 2019.


SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Hari kedelapan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Kediri memberikan siraman rohani bagi para pelanggar lalu lintas, Jumat (6/9/2019). Kali ini sebanyak 186 pengendara kendaraan bermotor terjaring dalam razia lalu lintas tersebut.

Razia Ops Patuh Semeru 2019 dimulai sejak pukul 07.00 WIB di depan Mako Satlantas Polresta Kediri Jalan Brawijaya Kota Kediri. Kali ini petugas bekerjasama dengan instansi lain seperti Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Dishub, Jasa Raharja dan Bank BRI.

Kasat Lantas Polresta Kediri, AKP Risky mengatakan, penindakan di tekankan pada kelengkapan kendaraan dan pelanggaran lain yang menjadi prioritas di operasi Patuh Semeru 2019. "Razia ini masuk dalam agenda Operasi Patuh Semeru 2019. Bagi pengendara yang tidak melengkapi SIM dan STNK serta pelanggaran lainnya akan langsung kami berikan sanksi berupa tilang," ujarnya usai menggelar operasi Patuh Semeru 2019.

AKP Risky menambahkan tidak hanya sanksi yang diberikan pengendara jalan yang melanggar. Namun, Satlantas Polresta Kediri juga memberikan siraman rohani bagi pengendara yang masih berstatus pelajar. "Untuk hari ini ada 186 pelanggaran. Sementara yang masih pelajar, selain sidang ditempat kita juga berikan hukuman membaca dan menghafal ayat suci Al-Quran bagi yang beragama muslim. Untuk non muslim dipimpin oleh pendeta," tambahnya.

Pihaknya menekankan penindakan diprioritaskan bagi pelanggar di bawah umur. Pasalnya jumlah angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak dibawa umur semakin meningkat. "Kita harap dengan siraman rohani ini dapat memberikan edukasi bagi mereka agar tidak mengendarai kendaraan bermotor jika belum memiliki SIM. Selain itu kita juga ingin menjangkau orang tua dan sekolah untuk melakukan edukasi khusus. Jadi nanti saat pengambilan surat kendaraan, orang tua dan pihak sekolah akan kita hadirkan," tandasnya.

Sejauh ini Satlantas Polresta Kediri dalam menggelar Operasi Patuh Semeru 2019 sudah menindak hampir seribu pengendara yang melakukan pelanggaran. Rata-rata pelanggaran terjadi pada kelengkapan STNK hingga tidak memilikinya SIM. Can

Berita Populer