•   Selasa, 7 April 2020
Bisnis Makro

SaladStop! Gerai Terbesar Hadir di Surabaya

( words)
Andrien F dan Adhi P saat memperkenalkan saladstop!


SURABAYAPAGI, SURABAYA- Saladstop! restoran spesialis makanan sehat terbesar di Asia dan Eropa, secara resmi membuka cabang perdana di Surabaya. Di gerai ini menyajikan aneka ragam menu unggulan seperti pilihan signature salad, signature salad wrap, warm quinoa bowl, warm protein bowl, superfood bowels dan smoothies. Pelanggan pun diajak berkreasi dengan menciptakan salad dan wrap sesuai selera dan keinginan hati dengan menggunakan 60 pilihan bahan - bahan segar dan 20 pilihan homemade dressing bebas pengawet dan bebas MSG.

"Untuk bahan, mengutamakan mitra lokal sebagai supplier. bisnis yg di mulai pada tahun 2009 dan berekspansi di negara korea selatan, jepang, vietnam, barcelona, singapura, dan negara lainnya karena saat ini banyak org beralih ke gaya hidup sehat" ungkap Adrien Fesbaillets, Co Founder dan Managing Director saat di wawancarai Selasa (9/07/2019) di Tunjungan Plaza 5 Surabaya.

Adhi P. Tawakal, Marketing Manager menjelaskan di depan wartawan " Eat Wide Awake merupakan slogan andalan saladstop!. Pada dasarnya berusaha untuk mengajak pelanggan mengkonsumsi dan gaya hidup sehat. Kami juga berusaha untuk lebih transparant pada saat penyajian (dressing) salad dan bisa memilih menu sesuai keinginan dalam penyajian. Dengan mengurangi supply bahan import, gerai surabaya bekerjasama dengan perkebunan di Bogor yang mensupport saladstop".

"Setelah Surabaya, ekspansi bisnis kali ini akan membuka gerai di Indonesia diarea Bandung, Bali dan untuk negara lain rencananya akan ekspansi ke Thailand yang akan jadi negara tujuan berikutnya," pungkasnya

Yang membedakan Saladstop dengan salad lainnya adalah kualitas produk dgn kualitas premium, variasi rasa, sistem ( bentuk salad bar ) penyajiannya, teknologi, proses bahan baku yang selalu fresh sehingga bisa mengoptimalkan salad yang disajikan. Saat ini pertumbuhan bisnis di tiap tahun dari 2009 sampai dengan 2019 sebesar 20 %, dari segi value rata - rata setiap bulan 100.000 transaksi secara nasional," tandas Adrien. Noe

Berita Populer