•   Minggu, 5 April 2020
SGML

Sakit Kelamin, NT Jalani Operasi di Lamongan

( words)
Tim dokter RSUD dr Soegiri Lamongan saat bertemu Kapolres dan orang tua NT, usai berhasil menangani operasi kelamin NT. (SP /MUHAJIRIN KASRUN)


SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lama tidak terdengar kabar NT pelaku pengejaran seorang kyai di Paciran Lamongan beberapa waktu yang lalu, ternyata masih di Lamongan. NT masih di Lamongan karena keperluan medis, untuk operasi kelamin akibat kerap mengikat kelaminnya dengan karet gelang. Operasi kelamin NT dilakukan di RSUD dr Soegiri Lamongan. "Iya operasi dilakukan di RSUD dr Soegiri Lamongan," kata Kasatreskrim AKP Yadwivana Jumbo Qantasson, usai menerima kedatangan tim dokter RSUD dr Soegiri Lamongan bersama Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung, Rabu (28/3). Sementara itu, Kapolres usai menerima tim dokter RSUD dr Soegiri menyebutkan, kalau operasi sudah dilakukan dan tidak dikenakan biaya alias digratiskan. Saat ini, kata Feby, NT masih dalam tahap perawatan penyembuhan dari operasi. Setelah ini, Feby sudah berkoordinasi dengan RSJ Lawang untuk bisa membantu penyembuhan kejiwaan pelaku. "Kami mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak RSUD dr Soegiri Lamongan, walaupun Keluarga NT secara ekonomi kurang mampu tetapi pihak rumah sakit tetap berkenan untuk melakukan operasi yang mengidap penyakit fisik pada alat kelaminnya," tutur Feby. Lebih jauh, Feby mengatakan, selain mengucapkan terima kasih kepada tim dokter karena telah menyelesaikan administrasi NT terkait biaya operasi, Feby juga terkesan dengan penanganan RSUD dr Soegiri yang mempunyai jiwa sosial yang tinggi. "Pelaku ini sudah dipastikan alami gangguan jiwa, dan RSUD dr Soegiri membebaskan biaya karena NT dari warga yang kurang mampu," ungkapnya. Dalam pertemuan ini, Kapolres Lamongan AKBP Feby D.P Hutagalung didampingi Kasat Reskrim AKP Yadwivana Jumbo Qantason beserta anggota dan Kabag Sumda Kompol Edi Cahyono. Sementara dari tim dokter RSUD dr Soegiri adalah Kepala ruangan RSUD dr Soegiri, Suwaji beserta Tim, Dr. Eko dan Dr. Aini. Ikut pula, Sriana orang tua dari NT. "Kami ke sini hanya ingin menyampaikan kalau operasi sudah selesai dilakukan dan semua dibebaskan dari pembiayaan," kata salah seorang Tim Dokter, dr Eko. Seperti diberitakan, Minggu (18/2) lalu, NT melakukan pengejaran terhadap Pengasuh Ponpes Karangasem, Paciran, Lamongan, KH Hakam Mubarok. NT saat itu berusaha akan memukul dan mengejar Kiai Hakam berkelahi setelah diminta pergi dari pendopo pesantren.jir

Berita Populer