RUU Ciptaker, Pemerintah Akan Dengar Aspirasi

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Pemerintah berencana untuk menggelar roadshow guna menjelaskan omnibus law ruu cipta kerja (ciptaker) ke masyarakat. Sekretaris Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian Susiwijono mengatakan jika roadshow tersebut akan dimulai dalam pekan ini.

"Kami akan segera, mudah-mudahan minggu ini, atau minggu depan, akan lakukanroadshowmenyampaikan ke publik di seluruh daerah," kata Susiwijono di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (24/2).

Dalamroadshowtersebut, pemerintah akan berusaha menjelaskan RUU Omnibus Law Cipta Kerja secara lengkap. Dengan demikian, diharapkan pemerintah dapat menyerap aspirasi dari pelbagai pihak, termasuk buruh dalam perumusan ruu tersebut.

"Kami akan fasilitasi, kami menyampaikan penjelasan lengkap, kemudian kami akan menyerap aspirasi," jelasnya.

Ia menyebut penyerapan aspirasi masyarakat tersebut dilakukan atas perintah Presiden Joko Widodo. Penyerapan dilakukan untuk menampung pendapat setiap pihak dalam pembuatan ruu tersebut.

Pemerintah pun nantinya akan mengundang seluruh pihak berkaitan pembahasan RUU Cipta Kerja ke DPR.

"Dan juga nanti kami bahas sama-sama di Parlemen, dan pasti juga akan mengundang semuastakeholder ini. Jadi ini betul-betul terbuka, kami bahas sama-sama," ujarnya.


Kendati demikian, Ia belum dapat memastikan kapan ataupun di mana sajaroadshow bakal digelar. Sebab, ia menyebut Menteri Kordinator Perekonomian Airlangga Hartarto akan melapor terlebih dahulu kepada Presiden Jokowi terkait rencana tersebut.

"Kami sih mengusulkan mulainya minggu ini, tapi kan semua bergantung. Ini kan masih proses di Parlemen, dan belum dibacakan di sidang paripurna. Pasti Pak Menko akan melaporkan dulu ke bapak presiden beberapa daerah-daerah utama," pungkasnya.

Ia pun mengimbau untuk seluruh pihak dalam memberikan masukan ataupun kritik terhadap pembahasan ruu tersebut. Nantinya, masukan itu bakal disimpan pemerintah sebagai bahan pembahasan lanjutan di DPR.

"Silahkan semua memberikan masukan, mengkritisi. Nanti kan kamirecord semuanya dan itu yang akan menjadi bahan nanti untuk diskusi dengan teman-teman di parlemen," pungkasnya.jk04