Rutan Klas 1 Kebut Perekaman KTP Elektronik

Hendarwanto
Wartawan Surabaya Pagi
Sebanyak 183 penghuni Rutan Klas 1 Surabaya menjalani perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik (KTP-el). Langkah ini dilakukan untuk warga binaan dapat menyalurkan hak suaranya pada Pemiluhan Umum (Pemilu) 19 April 2019 mendatang. “Perekaman ini kami lakukan untuk warga Sidoarjo yang berjumlah 183 orang, dan sebelumnya dari warga Surabaya sudah kami lakukan,” kata Kasi Pelayanan Tahanan Rutan Klas 1 Surabaya, Ahmad Nuri Dhuka, Minggu, (24/2).
Dhuka menilai langkah ini meneruskan upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang meminta warga binaan di Rutan Klas 1 Surabaya dapat menyalurkan hak suaranya. "Kami terus memantau, jika ada warga binaan yang belum melakukan perekaman langsung diambil perekamannya di sini," bebernya.
Sedikitnya 50 persen lebih warga binaan Rutan Klas 1 Surabaya belum melakulan perekaman. Dengan adanya perekaman ini diharapkan bisa mempermudah warga binaan menyalurkan hak suaranya. “Nantinya kami membua enam TPS di Rutan untuk semua warga binaan,” ujarnya.
Rutan Klas 1 Surabaya akan berkoordinasi dengan Dispendukcapil dari beberapa kota seperti Jombang, Pasuruan dan Malang. Tujuannya agar warga binaan di dalam rutan sudah memiliki KTP-el untuk memyalurkan hak suaranya.
Meskipun sudah melakukan perekaman, KTP-el milik warga binaan ini tidak bisa diberikan langsung. Mengingat aturan di dalam rutan tidak memperolehkan warga binaan membawa KTP. “Kami yang memegang, namun jika pindah atau keluar akan kami berikan kepada warga binaan,” tutup Dhuka.