•   Jumat, 10 April 2020
Bisnis Makro

Rupiah Pagi Ini jadi Mata Uang Terlemah se-Asia

( words)


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini kembali mengalami pelemahan, bahkan terlemah se-Asia. Selama dua hari sebelumnya, pergerakan rupiah juga melemah saat pembukaan perdagangan. Dolar AS dibuka di Rp 14.500. Mata uang Paman Sam tersebut naik turun hingga menyentuh level tertingginya pagi ini di Rp 14.540 pada pukul 9.10 WIB.
Secara year-to-date (ytd) atau dari awal tahun hingga hari ini, dolar AS masih menguat terhadap rupiah sebesar 7,16 persen.
Berikut Ini Pergerakan Mata Uang di Asia pagi ini:
Rupiah: melemah 0,27 persen
Ringgit Malaysia: melemah 0,04 persen
Dolar Singapura: melemah 0,03 persen
Bath Thailand: melemah 0,12 persen
Peso Filipina: menguat 0,15 persen
RMB China: stagnan
Yen Jepang: menguat 0,01 persen
Rupee India: menguat 0,28 persen
Dolar Hong Kong: stagnan
Analis dari Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Reza Priyambada dalam risetnya menyebutkan, pascabergerak positif, laju rupiah kembali melemah. Bahkan adanya pernyataan positif dari Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjoyo yang disampaikan dalam pertemuan tahunan BI tidak cukup membantu penguatan rupiah.

Mulai kembali meningkatnya laju USD seiring kembali munculnya kekhawatiran perang dagang setelah Presiden Trump menunjukkan tidak akan melunak dengan China terkait penentuan tarif barang impor, berimbas pada melemahnya rupiah.

Berita Populer