•   Jumat, 10 April 2020
Peristiwa Nusantara

Rumah Jannatun Cyntia Dewi Dipenuhi Karangan Bunga

( words)
Rumah duka korban pesawat Lion Air JT610, Jannatun Cintya Dewi


SURABAYAPAGI.com - Rumah duka korban pesawat Lion Air JT610, Jannatun Cintya Dewi (24 tahun), mulai dipenuhi karangan bunga. Jannatun adalah korban Lion Air pertama yang berhasil diidentifikasi. Rumah yang berlokasi di Dusun Prumpon, Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Kamis pagi, 1 November 2018, juga mulai dipadati pelayat. Jasad Jannatun Cyntia Dewi berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification atau DVI Kepolisian RI.

Setelah serah terima jenazah kepada pihak keluarga di RS Polri Jakarta pada Rabu malam, 31 Oktober 2018, dijadwalkan jenazah Jannatun dibawa ke Surabaya dan tiba di rumah duka di Sidoarjo pada Kamis ini.
Saat ini, kondisi rumah duka sudah dipenuhi sanak saudara, pelayat dari tetangga dan teman almarhumah. Mereka menunggu kedatangan jenazah.
Karangan bunga berjajar di pinggir jalan depan rumah almarhumah. Ada ucapan bela sungkawa dari rekan-rekan di tempat almarhumah bekerja semasa hidup, dari pejabat Kementerian ESDM, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dan Lion Group.
"Pagi ini rencananya disalatkan dan langsung dimakamkan," kata warga setempat, Fajar, kepada wartawan.
Jannatun adalah alumnus Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya atau ITS yang bekerja sebagai staf Analis Kegiatan Usaha Hilir pada Ditjen Migas Kementerian ESDM. Dia adalah anak pertama pasangan Bambang Supriadi-Surtiyem.
Jannatun satu di antara 189 korban pesawat Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat, pada Senin pagi, 29 Oktober 2018 lalu. Hingga kini, tim gabungan masih mencari korban lain yang belum ditemukan. Badan pesawat dan kotak hitam juga masih dalam pencarian.

Berita Populer