Rumah di Daerah Padat Penghuni Gresik Terbakar, Bu Camat Pun Ikut Bantu Pad

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Rumah milik keluarga Yulaikah dan Mujianto di Kelurahan Sukorame, Kecamatan, Gresik terbakar, Jumat (22/2/2018) pagi.
Kebakaran yang diduga akibat konsleting listrik itu sempat membuat panik.
Kejadian tersebut, ketika salah satu tetangga korban keluar rumah akan mengirimkan kue.
Ia lalu berteriak melihat api membakar rumah, sehingga tetangga berdatangan ke lokasi.
"Tadi akan keluar rumah untuk mengantar kue acara selamatan. Ternyata mendengar suara kletek-kletek. Ternyata setelah saya lihat api sudah membakar rumah tersebut. Saya langsung terik-terik minta tolong," kata Henikusyanti (36), tetangga yang juga saudara korban, Jumat (23/2/2018).
Warga yang mendengar teriakan itu langsung berhamburan keluar rumah dan berusaha memadamkan api dengan perlengkapan seadanya.
Seperti ember, timba dan ember bekas cat digunakan untuk mengambil air dari tandon.
Bahkan, Kapolsek Gresik Kota AKP Jannah dan pasukannya ikut membantu menyalurkan air sebelum mobil pemadam kebakaran Pemkab Gresik tiba di lokasi kebakaran.
Termasuk Camat Gresik Nurul Puspita Wardani juga hadir bersama Satpol PP.
Warga yang melihat kejadian itu mengatakan api sudah membakar bagian atas rumah.
Api dikawatirkan merambat ke rumah warga lainny karena merupakan daerah padat penduduk.
"Apinya tiba-tiba muncul di bagian atas rumah. Padahal rumah kosong. Pemiliknya sedang berjualan pentol," imbuhnya.
Rumah tersebut memang dihuni banyak orang, sedikitnya ada lebih dari 5 kepala keluarga. Ada yang janda dan berkeluarga.
"Memang rumah peninggalan orang tua sehingga kumpul semua," katanya.
Setekah beberapa jam, petugas pemadam kebakaran Pemkab Gresik datang untuk melakukan pembasahan.
Kapolsek Gresik Kota AKP Jannah masih menyelidiki penyebab kebakaran.
"Kita masih kumpulkan dulu keterangan saksi-saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran," kata Jannah yang ikut memadamkan api dengan ember.
(cr/sry)