Ratusan Habaib dan Kiai Sidoarjo Dukung BHS-Taufiqulbar

Pertemuan para habaib dan kiai dengan Cabup BHS dan Cawabup Taufiqulbar

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dukungan terhadap Paslon Cabup Bambang Haryo Sukartono (BHS) dan Cawabup Taufiqulbar terus mengalir. Kali ini ratusan kiai dan habaib dari 18 kecamatan di Kabupatren Sidoarjo, Jumat (25/9/2020), bertemu paslon nomor urut 1, Calon Bupati Bambang Haryo Soekartono (BHS) dan Calon Wakil Bupati M Taufiqulbar di Gresik. Pertemuan ini untuk memantapkan dukungan dalam Pilkada yang akan berlangsung 9 Desember nanti. “Nashbul imam wajibun. Ahlussunnah wal jama’ah memandang, bahwa, memilih pemimpin yang baik adalah wajib syar’i. Keahlian memegang amanat kekuasaan itu mensyaratkan kemampuan, kejujuran, keadilan dan kejuangan yang senantiasa memihak kepada pemberi amanat. Pasangan BAIK ini paling ideal, kami ingin menjajaki visi-misinya,” demikian disampaikan salah seorang kiai sebelum pertemuan. Acara silaturahim ini dikemas dengan apik, khas nahdliyin. Ada pembacaan Kalam Ilahi, melantunkan lagu Ya Ahlal Wathan gubahan KH Wahab Hasbullah pada 1914. Setelah itu, ada kesempatan perwakilan kiai, masyayikh untuk menyampaikan unek-uneknya guna membangun Sidoarjo lebih baik. “Saya baru seminggu mengenal Pak Bambang dan Pak Taufiqulbar. Sebelumnya hanya mengamati dari pemberitaan media. Memperhatikan visi-misinya di media, lelu mencermati latarbelakang dia sebagai wakil rakyat di DPR RI, ditambah wakilnya pernah menjadi anggota DPRD Sidoarjo, rasanya, ini pasangan paling ‘jangkep’ (ideal). Lebih mantap lagi, setelah saya melakukan istikharah,” jelas perwakilan para kiai ini. Para masyayikh bisa menyampikan seluruh unek-uneknya untuk membangun Sidoarjo lebih baik. Begitu juga masing-masing dari BHS-Taufiq, dengan memohon doa dan restu para kiai, ia bertekad untuk mengemban amanat warga Sidarjo dengan baik. Mendengar ungkapan para kiai ini, H Muhammad Ali (Ustad Ali) yang memimpin jalannya silaturrahim, sangat mengapresiasi keseriusan ulama dalam membangun daerah Sidoarjo. Menurutnya, membangun Sidoarjo, memang, tidak bisa sendiri, harus melibatkan peran serta masyayikh, ulama, kiai dan santri. “Terima kasih para masyayikh. Kami telah meneguhkan komitmen kebersamaan dalam membangun Sidoarjo lebih baik. Dan itu harus bersama para ulama, kiai dan santri. Istilah Pak BHS dan Pak Taufiq, BAIK (Bambang Haryo-Taufik) siap menjadi khadam masyayikh,” tegas Ustad Ali. Apalagi, lanjut Ustad Ali, keduanya (BHS-Taufiqulbar) adalah warga nahdliyin. “Keduanya adalah kader NU yang layak kita pilih dan menangkan dalam Pilkada Sidoarjo mendatang,” jelas Ustad Ali didampingi Habib Taufik. Hadir dalam pertemuan itu, di antaranya H Nur Hadi ST, pengusaha otomotif yang juga dikenal sebagai tokoh NU di Kecamatan Taman. Cak Nur, panggilan akrabnya, juga ingin menjajaki lebih dalam visi misi BAIK. Diakui, bahwa, pasangan BAIK ini menjadi perhatian serius masyarakat Sidoarjo. Visi-misi BAIK yang beredar di media, baik medsos maupun media mainstream, sangat ideal demi kemajuan Sidoarjo ke depan. “Sinergitas dengan rakyat, pemberdayaan masyarakat desa (baik segi ekonomi maupun pendidikan), sampai bagaimana membangun hubungan umara dengan ulama, sangat rasional dan ideal. Sidoarjo memang harus bergerak dari hulu sampai hilir,” tegasnya. “Saya sudah mendalami program BAIK. Misalnya, bagaimana memperkuat dan memperbanyak madrasah, bagaimana menghidupkan UMKM. Bagaimana cara memberdayakan sentra bisnis kuliner, misalnya dengan membangun pabrik tepung yang represetatif. Banyak sekali gagasan BAIK yang menurut saya, mutlak dilakukan,” pungkasnya. sg