•   Selasa, 18 Februari 2020
Ekonomi China

Raksasa Pertanian China Dapat Suntikkan Dana 2,1 Miliar Dolar AS

( words)
Seseorang memegang gandum dari lading perusahaan COFCO International SP/Cf


SURABYAPAGI.com - COFCO International merupakan cabang perdagangan global yang berbasis di Jenewa dari perusahaan makanan dan pertanian terbesar China, telah menandatangani kredit sebesar 2.1 miliar dolan AS yang akan digunakan terkait keberlanjutan terbesar untuk pedagang komoditas.

Ini dilakukan dengan tujuan untuk menjadi pemimpin dalam pasokan biji-bijian, biji minyak, gula, kopi dan kapas global, COFCO International menangani lebih dari 100 juta ton komoditas terkait dengan pendapatan 31 miliar dolar AS pada 2018.

“Perusahaan menandatangani fasilitas pinjaman dengan konsorsium 20 bank China dan internasional pada hari Selasa dan margin terkait dengan kinerja keberlanjutan perusahaan dalam perlindungan lingkungan” kata seorang juru bicara.

Juru bicara itu menekankan bahwa ketertelusuran ke asal merupakan prasyarat untuk membangun rantai pasokan yang lebih berkelanjutan, yang sesuai dengan ambisinya untuk memenuhi permintaan dunia akan makanan yang meningkat "dengan cara yang bertanggung jawab".

Perusahaan akan menginvestasikan penghematan margin untuk meningkatkan kinerjanya terkait dengan pasokan berkelanjutan, kesehatan dan keselamatan, lingkungan, masyarakat, dan untuk menegakkan standar, jika perusahaan memenuhi target yang disepakati.

"Sebagai agribisnis internasional yang berkembang pesat, memenuhi permintaan yang meningkat akan pangan secara berkelanjutan adalah kunci dari tujuan kami," kata Johnny Chi, ketua COFCO International.

Dia mengutip sebuah artikel Lv Jun, ketua COFCO Corporation, yang berbunyi bahwa bisnis, pemerintah, masyarakat sipil, produsen dan konsumen semua memiliki tanggung jawab bersama terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB untuk keamanan pangan dan produksi berkelanjutan.

"Dengan pembiayaan utama kami sekarang terkait dengan kinerja keberlanjutan, kami berkomitmen penuh untuk mendorong keberlanjutan lebih lanjut ke dalam operasi dan rantai pasokan kami," kata Chi.

Dengan 11.000 orang di 35 negara, COFCO International adalah platform bisnis pertanian luar negeri untuk COFCO Corporation, perusahaan pangan dan pertanian terbesar di China.

Ini diperdagangkan dengan lebih dari 50 negara sambil memberikan petani akses langsung yang unik ke pasar Cina yang sedang tumbuh.

Berita Populer