Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku Kekerasan Terhadap

PWI Lamongan Kecam Aksi Kekerasan Terhadap Wartawan di Jember

SURABAYA PAGI, Lamongan - Aksi kekerasan terhadap wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya kembali terjadi. Kali ini menimpa Oryza Ardiansyah Wirawan, wartawan media online Jawa Timur menjadi korban pengeroyokan dan pemukulan di tepi lapangan, saat melakukan peliputan pertandingan Sepak Bola Liga 3, di Jember Sport Garden (JSG), Rabu sore (4/7/2019).Aksi main hakim sendiri ini memicu reaksi keras dari organisasi profesi wartawan, salah satunya dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan.
Wadah profesi legal bagi wartawan ini, mengecam keras atas tindakan brutal yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab, terhadap wartawan yang tengah melakukan tugas jurnalistiknya di wilayah Jember.
"Wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya itu dilindungi undang-undang, dan wartawan mempunyai tanggung jawab untuk memberitakan seputar peristiwa yang mereka ketahui, "kata Bachtiar Febrianto ketua PWI Lamongan, Kamis (5/7/2018).
Sehingga lanjutnya, tidak dibenarkan kalau ada yang tidak suka dengan pemberitaan atau tugas jurnalistik yang diemban oleh wartawan, lantas melakukan ancaman apalagi kekerasan seperti yang dialami oleh Oryza Ardiansyah Wirawan.
"Ini baru mau memberitakan peristiwa yang terjadi, wartawan sudah menerima kekerasan, hal ini tidak dibenarkan, aksi brutal seperti sudah tidak sepatutnya dilakukan oleh siapapun tanpa terkecuali,"katanya.
Karena itu, PWI Lamongan secara resmi mengecam aksi brutal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, saat terjadinya keributan dalam pertandingan Persid Jember vs PS Sindo Dharaka, dan meminta kepolisian setempat untuk mengusut tuntas kasus kekerasan ini, agar kedepan tidak ada lagi aksi serupa.
"Usut tuntas kasus kekerasan ini, siapapun pelaku kekerasan harus dihukum tanpa pandang bulu,"ucap Febri panggilan akrab B Febrianto yang diamini seluruh wartawan Lamongan yang tergabung di PWI.
Sekedar diketahui, aksi kekerasan terhadap Oryza Ardiansyah Wirawan wartawan media online Jawa Timur di
Wilayah Jember terjadi, saat yang bersangkutan tengah melakukan peliputan kerusuhan pertandingan Liga 3 yang mempertemukan Persid Jember vs PS Sindo Dharaka Jember Sport Garden (JSG), Rabu sore (4/7/2019).Saat kerusuhan antar pemain itu, Oryza berusaha mengabadikan moment kerusuhan itu dengan menggunakan kamera handphone. Namun apa daya mereka malah terkena bogem oknum pemain PS Sindo Dharaka yang sebelumnya mengejar wasit karena protes atas kepimpinan wasit yang dianggap memihak tuan rumah. Atas peristiwa ini, Oryza dilarikan ke Puskesmas Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates untuk mendapatkan perawatan.jir