PUPR Matangkan Skema Hunian Milenial

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kaum milenial sudah menjadi sasaran penting oleh seluruh pelaku industri termasuk sektor properti. Hal tersebut memicu pemerintah untuk ikut andil menggodok aturan perumahan khusus milenial.

Marketing Director Paramount Land Alvin Andronicus mengatakan, bahwa golongan milenial yang menjadi sasaran penjualan properti adalah mereka yang sudah berusia 27 tahun ke atas.

“Umur segitu biasanya orang baru mulai settle, punya uang, mulai ada tabungan, mereka mulai mampu memberikan uang muka atau angsuran,” jelasnya, Rabu (17/7).

Menurut Alvin, ketika pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ingin menjaring milenial, pemerintah perlu melakukan edukasi bahwa semua orang tak terkecuali milenial perlu punya hunian.

“Kami selaku pelaku industri senang sekali pemerintah mulai turun tangan, memberi aturan, memudahkan untuk generasi milenial yang mulai produktif,” katanya.

Yang menjadi kesulitan, generasi milenial adalah generasi yang konsumtif. Uangnya banyak dihabiskan untuk barang-barang konsumsi. Penting untuk menyadarkan mereka dan memberikan kesempatan untuk mengalihkan uang konsumsi itu untuk ke membeli properti yang bersifat investasi.

Alvin menambahkan bahwa harga yang tepat dann masih terjangkau oleh milenial adalah rumah yang harganya di bawah Rp 1 miliar, asalkan ketika melakukan pembayaran, uang muka dibuat tidak terlalu besar, administrasi dimudahkan, dan bunganya tidak terlalu tinggi.

“Umur 27 kan paling baru mulai mengumpulkan, kalau disedot dengan uang muka yang cukup besar kan mereka nanti kelabakan,” jelasnya. jkt/05