•   Selasa, 7 April 2020
Surabaya

Proyek JLS Terancam Mandek

( words)
Foto : Plt Kepala Dinas Bina Marga Jatim, Gatot Sulistyo Hadi.


SURABAYAPAGI.com - Pembangunan Jalan Lintas Selatan pada anggaran 2019 dipastikan mandek disebabkan tidak adanya anggaran yang dikucurkan dari pemerintah pusat, pun demikian dari Provinsi Jatim.

Kadis Binamarga Jatim, Gatot Sulistyo Hadi mengatakan sampai saat ini tak ada kabar dari pemerintah untuk kucuran dana dalam kelanjutan pembangunan JLS tersebut.

"Katanya ada dana dari IDB (Internasional Development Bank) tapi sampai saat ini tak kunjung mengucur dan merealisasi pembangunannya,” katanya, kemarin.

Gatot menyampaikan, dirinya juga tak bisa berharap keseriusan pemerintah untuk menyelesaikan JLS tersebut.

“Saya dapat kabar di kementerian PUPR juga tak masuk dalam program nasional. Tak hanya itu balai besar nasional juga tak ada kabar untuk penyelesaian. Bahkan, surat gubernur Jatim tak hiraukan oleh pemerintah,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Gatot, pihaknya saat ini hanya bisa tambal sulam di JLS jika ditemukan ada jalan berlubang. “Hanya itu saja yang bisa kami lakukan,” paparnya.

Anggota DPRD Jatim, Ninik Sulistyaningsih ditemui di DPRD Jatim, Jumat (25/1) mengatakan, keberadaan jalan tersebut sangat perlu untuk menunjang perekonomian Jatim di sisi selatan. “Biar imbang sektor perekonomiannya di utara dan selatan. Kalau berhenti kan tidak bisa merata terkait pembangunan untuk kesejahteraan rakyat di Jatim,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, agar pemerintah melanjutkan proyek JLS, mengingat pentingnya jalan tersebut bagi masyarakat Jatim di wilayah selatan. “Kami dorong pemerintah untuk melanjutkan karena keberadaannya bisa mendongkrak perekonomian Jatim terutama daerah-daerah yang dilalui,”ujar Ninik. (arf)

Berita Populer