•   Jumat, 21 Februari 2020
Peristiwa Internasional

Presiden Venezuela akan Bubarkan Legislatifnya

( words)
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro


SURABAYAPAGI.com - Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido mengatakan pemerintahan presiden Nicolas Maduro tengah mempersiapkan membubarkan legislatif yang turut dijalankan oleh oposisi serta menyerukan pemilihan legislatif baru. Hal ini dinilai berpotensi meningkatkan krisis politik di negara kaya minyak itu.

Guaido yang juga menjabat kepala Kongres legislatif mengatakan, keputusan Maduro akan dibuat pada Senin (12/8) waktu setempat oleh Majelis Konstituante. Majelis itu dikendalikan oleh Partai Sosialis yang berkuasa. Guaido mengatakan, langkah ini dapat melibatkan lebih banyak penangkapan para legislator.

Langkah ini juga memungkinkan memicu kritik terhadap Maduro di internasional yang dapat menghentikan dialog yang dimediasi Norwegia antara pemerintah dan oposisi Guaido guna mencapai solusi negosiasi dalam kebuntuan politik di Venezeula.

"Besok mereka berniat membubarkan parlemen, mengadakan pemilihan baru parlemen secara ilegal bahkan memulai penangakapan massal terhadap para legislator," kata Guaido.

"Jika mereka melakukan apa yang ingin mereka lakukan besok, hasilnya akan menjadi fase konflik yang meningkat," kata Guaido.

Partai Sosialis No. 2 Diosdado Cabello, kepala Majelis Konstituante, mengonfirmasi di Twitter bahwa sesi pembubaran legislatif direncanakan untuk besok. Dia malah seperti mengejek Guaido dengan mengatakan "jika Anda takut, belilah seekor anjing."

"Sepertinya kita sedang mengalami krisis keadilan dan cacing-cacing pengkhianat ini yang pergi dalam penyerbuan," tulis Cabello melalui akun resmi Twitter-nya.

Maduro mengatakan Guaido akan diadili karena mendukung putaran terakhir sanksi AS, termasuk memblokir semua transaksi komersial dengan pemerintah Venezuela dan membekukan asetnya di Amerika Serikat, Sabtu. Maduro juga meminta Cabello pekan lalu untuk memulai serangan terhadap pengkhianat di legislatif.

Berita Populer