•   Rabu, 29 Januari 2020
Peristiwa Nusantara

Presiden Jancukers Sudjiwo Tedjo ajak

( words)
Sudjiwo Tedjo


Kapolri Jenderal Tito Karnavian pun ikut Memeriahkan HPN 2019 Jatim

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hari Pers Nasional (HPN) 2019 yang dipusatkan di Jatim pada 9 Februari nanti menjadi magnet beberapa tokoh nasional untuk memeriahkan HPN. Bahkan Presiden Republik Jancukers Sudjiwo Tedjo, pun bersedia meluangkan waktu di Jatim.

HPN kali ini dilakukan menjelang hajatan nasional berupa pemilu serentak, baik untuk memilih wakil rakyat dan pemilihan presiden dan wakilnya, pada bulan April 2019 nanti. Praktis, menjadi HPN yang strategis bagi iklim demokrasi di Indonesia.

“Karena itu, kami akan menggelar kegiatan Malam Perhelatan Santun Bermedia untuk Pemilu Damai," kata Agus Sudibyo, penanggung jawab kegiatan.

Tujuannya di antaranya untuk mengingatkan pentingnya profesionalisme, independensi dan netralitas dalam pemilu, serta pentingnya para netizen untuk bijak bermedsos dan tidak turut menyebarkan pesan-pesan politik yang dapat memecah-belah masyarakat melalui saluran media sosial.

Media sosial sebaiknya digunakan untuk menyebarkan informasi dan wacana yang bermanfaat untuk terselenggeranya pemilu yang damai dan berkualitas.

Kegiatan Santun Bermedia untuk Pemilu Damai yang akan digelar di Surabaya Conventional Hall Jalan Arif Rahman Hakim Surabaya, pada 6 Februari 2019, pukul 18.30, diisi dengan orasi, penyampaian pesan moral, kesenian tari dan musik.


Image

Orasi dan pesan moral itu akan disampaikan oleh Rudiantara (Menkominfo), Jenderal Tito Karnavian (Kapolri), Niken Widiastuti (Dirjen IKP Kemkominfo), Gus Ipul (Wagub Jawa Timur) dan Margiono (Penanggungjawab HPN).

“Yang menarik lagi, kami akan hadirkan Presiden Jancukers Sujiwo Tedjo dengan kelompok musiknya, serta grup musik Klanthing," kata Agus.

Acara tersebut akan dipandu pelawak Topan dan Nanda. Ia berharap peran moral untuk pemilu damai bagi netizen akan tersampaikan. Karena itu ia mengajak warga Surabaya, khususnya para generasi milenial untuk hadir di acara itu. Acara tersebut gratis.

Menurut Agus, acara ini akan dihadiri sekitar 1.500 orang sesuai dengan daya tampung gedung. Mereka adalah para pemimpin redaksi dan wartawan di Jawa Timur, Bawaslu, KPUD, akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, masyarakat umum.

Akan digelorakan, berbeda pilihan boleh, berbeda pandangan politik wajar. Namun yang paling penting tetap menjaga toleransi, kebersamaan dan semangat saling menghormati dalam perbedaan itu. rmc

Berita Populer