•   Kamis, 2 April 2020
BUMN

Pos Indonesia Siap Rambah Industri Digital

( words)
PT Pos Indonesia memberangkatkan pemudik dari Jakarta, Selasa (12/6/2018) lalu.


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - PT Pos Indonesia (Persero) sempat diisukan bangkrut. Kabar itu dibantah oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang menyatakan keuangan perseroan masih terbilang sehat dan tengah melakukan transformasi.

Pos Indonesia juga sedang mempersiapkan strategi, untuk masuk ke ranah industri digital guna lebih mengembangkan sisi bisnis perusahaan.

"Ya era ke depan digitalisasi. Kalau layanan keuangannya ya pengembangannnya digitalisasi untuk financial service yang kita punya," ungkap Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan Pos Indonesia Ihwan Sutardiyanta saat ditemui di Jakarta, Kamis (25/7).

Ihwan menambahkan, pihaknya terus mengembangkan bisnis pengiriman barang yang ia percaya masih berpotensi untuk terus tumbuh jika dikolaborasikan dengan digitalisasi.

"Misalnya kurir dan logistik yang sedang tumbuh adalah seperti industri e-commerce. Maka kita siapkan pick up service, track and tracenya bagus, content delivery harus oke," tuturnya.

"Financial service tentunya orang ke depan makin malas ke kantor pos. Kita harapkan layanan (pengiriman barang) masih ada tapi kita lanjutkan digital," dia menambahkan.

"Platform e-commerce sifatnya kita siapkan bermain di kurir. Nanti kita siapkan kurir yang fit sama kebutuhan e-commerce. Kita bangun fullfillment centre, kita siapkan pick upper, dan kita siapkan teknologi yang punya agility tinggi," pungkasnya.

Berita Populer