Polres Pasuruan Panen Ribuan Pelanggar, Dalam Operasi Zebra Semeru 2019

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Operasi Zebra Semeru 2019 yang dilaksanakan selama 14 hari, telah berakhir pada Selasa (5/11/2019) kemarin. Dari hasil operasi tersebut, Satlantas Polres Pasuruan berhasil menindak sebanyak 6417 pelanggaran dari berbagai jenis pelanggaran dan memberikan teguran sebanyak 586, sehingga total jumlah pelanggaran sebanyak 7003.

Petugas pun berhasil menyita sebanyak 287 sepeda motor, 1 mobil, 2 unit odong-odong, 1 unit dumptruk dan 89 buah knalpot brong. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Rifto Himawan mengatakan, bahwa Operasi Zebra Semeru, pada hakikatnya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas. "Pada Operasi Zebra ini, kami memang lebih fokus pada penindakan dan penegakan hukum. Karena masih banyak pelanggaran yang dapat menyebabkan kecelakaan lalulintas, dan mengakibatkan korban jiwa," terang Kapolres, Rabu (6/11/2019) siang.

Kapolres juga menambahkan bahwa sebagian besar pelanggaran terjadi di wilayah Kecamatan Pandaan, Purwosari, Bangil dan Sukorejo. "Kita juga harus bersama-sama meningkatkan kesadaran dan meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Karena usia pelanggar terbanyak ada diantara umur 16-20 tahun. Perlu peran serta semua pihak, karena kesadaran tidak bisa berubah dalam waktu singkat," imbuh Kapolres.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim Nugroho yang mendampingi Kapolres mengatakan, bahwa bagi pengendara yang motornya disita di Mapolres Pasuruan. Bila mengambil harus membawa surat-surat yang sah dan melengkapi kendaraannya sesuai spesifikasi standart pabrik. "Harus dilengkapi dan dikembalikan standart pabrik, baru boleh diambil. Selain itu, meski Operasi Zebra Semeru telah berakhir, namun kita akan terus berkelanjutan untuk melaksanakan operasi penertiban," jelas AKP Bayu Halim Nugroho.