PKS Sebut tak Bedakan Prabowo dan Sandi

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menegaskan partainya tak hanya akan membantu kampanye cawapres Sandiaga Uno saja, tapi juga capres Prabowo Subianto. Namun, ia tak menampik kemungkinan nama Sandi lebih sering disebut karena memiliki kedekatan tersendiri dengan PKS.
Hal ini untuk menanggapi surat edaran Presiden PKS Sohibul Iman yang meminta kadernya untuk memenangkan Sandi. Namun, dalam surat itu tak disebut nama Prabowo Subianto. “Bahwa kemudian disebut Sandi, mungkin karena kedekatan PKS dan Sandi selama ini yang jalan. Tapi kata kuncinya tidak dibedakan antara Prabowo dan Sandi,” kata Hidayat di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (22/10).
“Sekali lagi itu kan berarti kami ingin mendapatkan coattail effect. Mungkin karena Pak Sandi komunikatif kepada PKS. Tapi kebijakan dasar tidak berubah. Bahwa kita akan memenangkan sekaligus Prabowo-Sandi,” terangnya.
Hidayat melanjutkan, surat edaran itu ditujukan agar koordinasi selama masa kampanye antara caleg dengan capres-cawapres bisa terjadwal dengan baik. Yang pasti, kata dia, PKS tidak terlalu masalah dengan coattail effect karena PKS selalu lolos parlemen meski tanpa sosok capres dan cawapres.
“Secara prinsip PKS dari dulu tidak pernah membiasakan diri ke coattail effect ya. Dari dulu tahun 2004, PKS tidak punya calon presiden. Jadi kami PKS, tidak membasiskan pilihan politik kami pada kemungkinan mendapat coattail effect,” tutupnya.
Dalam surat edarannya, Presiden PKS Sohibul Iman meminta seluruh kadernya untuk membantu kampanye Sandiaga Uno di wilayah masing-masing. Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu cara bagi PKS mendapatkan coattail effect di Pilpres 2019.