•   Minggu, 29 Maret 2020
Bisnis Makro

Pimpin Perusahaan Hingga Sanggup Bertahan 40 Tahun

( words)
Anton Setiawan


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Anton Setiawan adalah tokoh yang sangat menonjol di industri otomotif di Indonesia. Dirinya dikenal sebagai pendiri dan Presiden Komisaris Tunas Ridean, grup dealer dan pembiayaan otomotif resmi terbesar dan independen di Indonesia.

Sebelumnya, ia adalah Presiden Direktur perusahaan selama 40 tahun. Anton juga memulai Eurokar Chrisdeco Utama, yang sekarang telah menjadi bagian dari Grup Eurokars dan merupakan penerima Lifetime Achievement Award di Ernst & Young Entrepreneur of the Year Awards pada 2006 untuk kategori Entrepreneurship’s Lifetime Achievement Award atas dedikasinya mengembangkan kewirausahaan di negara ini.

Tunas Ridean Tbk (TURI) didirikan oleh Anton pada 24 Juli 1980 dan kegiatan komersial dimulai tahun 1981. berlokasi di Gedung Tunas Toyota Lantai 3 Jl Raya Pasar Minggu No 7 Jakarta.

“Tunas Ridean itu punya punay lingkup kerja di keagenan, penyaluran, industri, perdagangan, pengangkutan, kendaraan bermotor, penyedia jasa pengemudi dan kontraktor. Selain itu Tunas Ridean juga dealer dari Toyota, BMW, Daihatsu, Isuzu, Peugeot, sama Honda” ujar jebolan fakultas ekonomi Universitas Nusantara Jakarta ini.

Pada tahun 1995, TURI memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham TURI (IPO) kepada masyarakat sebanyak 28.000.000 saham dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp7.500,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 16 Mei 1995.

Sejak 2010 hingga sekarang, Anton menduduki jabatan sebagai komisaris utama PT Tunas Ridean Tbk. Sebelumnya, dia telah memimpin perusahaan sebagai Direktur Utama selama kurang lebih 23 tahun.

Kedua nama tersebut masuk sebagai pemegang saham paling besar di antara investor lainnya di PT Asuransi Total Bersama. TP Rachmat memegang 30% saham perusahaan dengan nama dagang ‘Tob Insurance’ itu melalui PT Daya Adicipta Mustika (Daya Group), salah satu grup usaha di bawah Triputra Group.

Selain itu, Anton Setiawan dikabarkan masuk sebagai pemegang 15% saham di perusahaan anyar tersebut melalui PT Ananta Andal Prima.CEO Daya Group Krisgianto Lilikwarga membenarkan bahwa PT Daya Adicipta Mustika menjadi salah satu pemegang saham di perusahaan asuransi umum tersebut. Dia pun mengatakan perusahaan tersebut juga melibatkan Anton Setiawan melalui PT Ananta Andal Prima.

Anton juga masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia 2018, peringkat ke-120, versi Globe Asia dengan kekayaan senilai US$255 juta.

Berita Populer