Pertemuan Eksekutif Teknologi, Tentang larangan Penjualan ke Huawei

SURABAYAPAGI.com - Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow akan menjadi tuan rumah pertemuan dengan para semikonduktor dan eksekutif perangkat lunak pada hari Senin untuk membahas larangan penjualan AS ke Huawei Technologies Co Ltd dari China, dua sumber yang diberi pengarahan singkat pada pertemuan tersebut, Jumat.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin juga akan menghadiri acara Gedung Putih, dimana pembuat chip Intel Corp (INTC.O) dan Qualcomm Inc (QCOM.O) telah diundang.

Dilansir dari Reuters, Seorang pejabat Gedung Putih mengkonfirmasi pertemuan itu akan berlangsung, mencatat bahwa Google (GOOGL.O) dan Micron (MU.O) akan hadir, tetapi mengatakan telah dipanggil untuk membahas masalah ekonomi.

Subjek Huawei diharapkan "muncul tetapi itu bukan alasan mengapa mereka mengadakan pertemuan," kata pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim.

Masa depan hubungan perusahaan AS dengan Huawei, no. Dunia. 1 pembuat peralatan telekomunikasi, masih ragu-ragu setelah pemerintahan Trump memasukkan perusahaan itu ke daftar hitam pada bulan Mei, dengan alasan masalah keamanan nasional.

Langkah ini melarang perusahaan-perusahaan AS untuk menjual sebagian besar komponen dan komponen AS tanpa izin khusus, tetapi Presiden Donald Trump mengatakan bulan lalu perusahaan-perusahaan Amerika dapat melanjutkan penjualan, dengan pandangan menghidupkan kembali pembicaraan perdagangan dengan Beijing.

Beberapa minggu setelah pengumuman, perincian tentang apa kebijakan baru terhadap perusahaan masih belum terbit.

Sekretaris Departemen Perdagangan Wilbur Ross mengatakan lisensi akan dikeluarkan di mana tidak ada ancaman terhadap keamanan nasional. Dikutip dari Reuters, bahwa Amerika Serikat dapat menyetujui lisensi bagi perusahaan untuk memulai kembali penjualan baru dalam beberapa minggu.

Salah satu orang yang mendapat pengarahan pada pertemuan Senin mengatakan Broadcom Inc (AVGO.O) juga diundang ke acara Gedung Putih. Microsoft Corp (MSFT.O) juga diharapkan menerima undangan, kata orang itu.

Intel dan Qualcomm menolak berkomentar. Google, Micron, Microsoft dan Broadcom tidak segera menanggapi permintaan komentar.