•   Selasa, 7 April 2020
Surabaya

Permak Benteng Kedung Cowek, dengan View Suramadu

( words)
Kondisi Bunker di Benteng Kedung Cowek peninggalan Belanda, Kamis (19/4/2018) siang kemarin, yang masih terlihat singup dan gelap. Nantinya, akan disulap menjadi wisata sejarah Bunker pertama di Surabaya.


Wisata Bunker Pertama di Indonesia Dikembangkan di Surabaya

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pariwisata Kota Surabaya terus menggali potensi destinasi wisata baru di Kota Surabaya. Tujuannya agar bisa menjadi destinasi wisatawan baik lokal maupun asing. Kini, terobosan Pemkot Surabaya yakni, mengajak wisata sejarah kota Surabaya, dengan akan mengembangkan beberapa peninggalan perjuangan kemerdekaan. Apa saja?
Destinasi wisata di kota Surabaya, diakui belum banyak yang dieksplorasi. Tak heran, kini, Dinas Pariwisata kota Surabaya mulai merancang dan mengembangkan wisata baru. Salah satunya wisata sejarah perjuangan kemerdekaan di kota Surabaya.
Untuk itu, Pemkot Surabaya akan menggandeng Kodam V Brawijaya untuk mengembangkan dan menghidupkan wisata sejarah yakni, Wisata Bunker atau Benteng Kedung Cowek atau disebut pula bekas gudang peluru Kedung Cowek.
Setidaknya, ada 9 benteng atau bunker di Kelurahan Kedung Cowek yang merupakan bekas peninggalan Belanda. Benteng itu masih terlihat kokoh dengan bangunan cor yang tebal. Lumutnya yang mulai menghitam juga menghiasi bangunan tersebut. Coretan tulisan yang dilakukan oleh warga yang tidak bertanggung jawab, juga banyak terlihat di benteng bersejarah itu.
"Yakni dengan menyulap Benteng Kedung Cowek atau bekas gudang peluru Kedung Cowek menjadi destinasi wisata bungker pertama di Indonesia," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Surabaya Irvan Widyanto di Surabaya, Kamis (19/4/2018).
Benteng yang berada di pinggir pantai itu seakan tak terawat, karena tumbuh-tumbuhan menjalar seakan menyelimuti benteng itu. Bahkan, pohon-pohon yang menjulang tinggi juga tumbuh di kawasan itu, sehingga daerah itu seperti hutan yang masih hijau. "Namun, panorama laut dan indahnya Jembatan Suramadu masih terlihat jelas dari kawasan itu," ujar Irvan.
Irvan menjelaskan, untuk memasuki beberapa benteng itu perlu hati-hati, sebab beberapa ruangan sangat gelap gulita meskipun siang hari. Di beberapa ruangan juga ada kelelawar yang menghuni benteng tersebut. Beberapa ruangan benteng berbentuk lingkaran, segi empat dan ada pula yang memanjang. Di ruangan itulah, dulu berbagai peluru TNI disimpan.
Masih Milik TNI
Irvan sendiri menjelaskan, jika flashback, sebenarnya sebagian besar warga Surabaya sudah tahu kalau di daerah Kedung Cowek itu ada benteng atau gudang penyimpanan peluru. Namun, dulu tidak bisa masuk karena dijaga oleh TNI, sehingga tidak semua orang bisa memasuki benteng itu.
“Namun, bagaimana itu nanti bisa menjadi destinasi wisata baru di Surabaya, itu perlu dipikirkan bersama-sama. Sebab, ini bukan hanya tugas Dinas Pariwisata, tapi juga tugas semua stakeholder,” kata Irvan yang juga menjabat sebagai Kasatpol PP ini.
Pemkot Bersinergi
Irvan juga berencana membawa pemikiran itu di tingkat kota, sehingga semua dinas bisa bersinergi untuk sama-sama menghidupkan destinasi ini. Irvan juga mengaku akan berusaha menggandeng Kodam V Brawijaya selaku pemilik lahan di kawasan benteng-benteng itu.
“Saat ini kami memang tengah fokus untuk menggali potensi destinasi wisata baru di Surabaya, jika sudah ada gambaran, maka akan dikoordinasikan untuk sama-sama membangun atau menghidupkannya,” kata dia.
Irvan menambahkan, langkah awal untuk menghidupkan benteng di Kedung Cowek itu harus betul-betul ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya yang harus dilestarikan. Selanjutnya, kawasan itu harus dibersihkan dengan mengkoordinasikan kepada semua stakeholder. “Baru selanjutnya bisa dilakukan pembenahan infrastrukturnya,” tegasnya.
Cagar Budaya Surabaya
Namun begitu, Irvan mengaku masih akan meminta petunjuk dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk langkah-langkah selanjutnya yang harus dilakukan. Tapi yang pasti, ketika dia bersama tim cagar budaya meninjau lokasi pada Senin, (16/4/2018), sudah dipastikan bahwa benteng-benteng itu sangat layak untuk dijadikan cagar budaya dan layak dijadikan destinasi wisata baru di Surabaya.
“Jika ini bisa direalisasikan, maka akan menjadi wisata bunker pertama di Indonesia dan akan menambah destinasi wisata baru di Surabaya, sehingga di pesisir Surabaya ternyata tidak hanya ada wisata pantainya, tapi ada satu lagi potensi wisata bunker atau benteng yang viewnya langsung laut. Semoga bisa terealisasi,” harapnya. Alq

Berita Populer