•   Senin, 16 Desember 2019
Korban Ketidak Adilan

Perluasan Sistem GaGe Pendapatan Driver Online Merosot Tajam

( words)
ilustrasi aplikasi driver online


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta –Perluasan sistem ganjil genap yang diterapkan di sejumlah titik di Jakarta berimbas pada pendapatan sopir taksi online. Sebab dipastikan akan sangat berdampak pada penghasilan sehari – hari karena adanya pembatasan waktu.

Fahmi Maharaja, Ketua Umum ORASKI (Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia) mengatakan, karena itu pihaknya menyayangkan kebijakan ini karena bakal berdampak signifikan kepada para sopir taksi online.

" Ganjil genap akan menyebabkan penurunan pendapatan kawan-kawan yang cukup signifikan. Karena biasanya setiap hari dia bisa mencari uang sekarang harus sehari nyari, dan libur, ini masalah perut. Kalau masalah lain kita toleransi, tapi kalau sudah perut itu menyangkut hak-hak dasar dari kawan-kawan, bisa tidak ngebul dapurnya," kata Fahmi, Rabu (11/9/2019).

Sebelumnya, Senin (19/8/2019) kemarin sejumlah pengemudi taksi online melakukan aksi demo di depan balai kota, jalan merdeka selatan, Jakarta pusat menuntut pengecualian dalam ganjil genap.

Fahmi mengatakan turunnya pengahasilan dapat membuat masa depan sopir jadi terancam, sebab banyak dantaranya mobil para sopir taksi online itu masih dalam masa cicilan.

"Kawan-kawan ini posisinya itu mobil masih leasing, dan saya yakin kalau peraturan ini terus dipertahankan dan kita tidak boleh melintas, tinggal tunggu waktu saja mobil semua ditarik leasing karena tidak bayar," katanya.

"Ganjil-genap hanya jam tertentu itu benar, tapi pada jam-jam itu jam kawan-kawan cari duit. Sebab yang ramai itu justru yang diberlakukan ganjil-genap, kalau sudah lewat jam 10.00 WIB itu sudah sepi, atau lewat jam 21.00 WIB juga. Itu prime time," tambah Fahmi.

Berita Populer