Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Jombang Upacara via Online

Bupati Jombang dan Wakil Bupati serta Forkopimda laksanakan upacara Hari Lahir Pancasila secara virtual. (SP/Istimewa)

 SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Bangsa Indonesia setiap pada tanggal 1 Juni, memperingati Hari Lahir Pancasila. Begitu juga dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang yang memperingati Hari Lahir Pancasila dengan melaksanakan upacara.

Namun, ditengah pandemi Covid 19 ini, upacara dilaksanakan tidak di lapangan seperti biasanya. Akan tetapi, Pemkab Jombang melaksanakan upacara secara virtual.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Ke - 75 Tahun 2020 mengambil tema “Pancasila Dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju”.

Memang dalam memperingati Hari Lahir Pancasila pada tahun ini memang berbeda. Ditengah pandemi Covid-19 saat ini, sehingga upacara dilaksanakan sebagaimana protokol kesehatan Covid 19.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, telah mewajibkan kepala daerah untuk mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila melalui video conference, instagram, facebook, dan YouTube BPIP. Selain itu, juga bisa mengikuti upacara melalui siaran TVRI.

Para kepala daerah, termasuk Bupati Jombang dan Wakil Bupati, Forkopimda serta segenap pejabat, tetap wajib mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila di wilayahnya masing masing secara online.

Bupati Jombang beserta jajarannya, melaksanakan upacara di ruang Media Center Gedung Sekretariat Kabupaten Jombang secara virtual.

Pemerintah Kabupaten Jombang juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih satu tiang penuh saat peringatan Hari Lahir Pancasila.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menuturkan, bahwa hari ini Pemkab Jombang, bersama forkopimda dan kepala OPD ikut upacara Hari Lahir Pancasila secara virtual.

"Sebagaimana disampaikan dalam sambutan presiden tadi, bahwa kita semua Bangsa Indonesia diharapkan tetap menjunjung tinggi kebersamaan, kegotong-royongan yang dilaksanakan secara masif dan menyeluruh dimasyarakat dalam suasana pandemi Covid 19 saat ini," tuturnya, usai upacara, Senin (01/6/2020).

Insya Allah, lanjut Mundjidah, jika semua bersatu, bersama-sama dengan tulus ikhlas mau berbagi, maka akan mampu mengatasi dengan lebih mudah badai Covid-19 yang datanya tiap hari terus bertambah ini.

"Tentu, dengan adanya kesadaran dari seluruh masyarakat, Insya Allah secepatnya kita akan dapat memutuskan rantai penularan Covid-19. Kita laksanakan secara bersama dan penuh kegotongroyongan demi kebaikan diri kita sendiri dan orang lain," pungkasnya.suf