•   Jumat, 21 Februari 2020
SGML

Perbaikan IPAL Pasar Ikan Ditarget Seminggu Selesai

( words)
IPAL di Pasar Ikan Lamongan ini sempat tidak berfungsi, dan mulai dilakukan perbaikan. FOTO: SP /MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan - Tidak berfungsinya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Pasar Ikan Lamongan, yang mencemari Sungai Kaliotik selama ini, akhirnya mendapat perhatian dari Perusahaan Daerah (PD) Pasar setempat.IPAL yang ada disisi utara Pasar Ikan tersebut, sudah mulai ada perbaikan, bahkan perbaikan fungsi IPAL ini ditarget seminggu sudah selesai."Sudah ada perbaikan dan seminggu ini kita target sudah selesai,"kata Hendy Mustofa Direktur PD Pasar Lamongan, Jum’at (29/6/2018).
Upaya perbaikan itu lanjut Hendy panggilan akrab Hendy Mustafa dilakukan, setelah sebelumnya
Mendapat masukan dari berbagai kalangan terkait limbah dari Pasar Ikan yang memicu bau busuk di Sungai Kalikotik. Utamanya bau itu muncul saat masuk musim kemarau karena air di Sungai Kaliotik mengering hanya dialiri air limbah Pasar Ikan.Pihaknya optimis persoalan itu bisa diatasi karena sudah ada sarana prasarana yang bisa dimanfaatkan. Tinggal bagaimana dua sarana Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang ada.
"Ada dua IPAL di Utara dan Selatan," kata Hendy, sambil meminta Kepala UPT Pasar Ikan segera memanfaatkan secara optimal IPAL yang dibangun Dinas Lingkungan Hidup tersebut.Selama ini lanjutnya, memang hanya satu dari dua IPAL yang dioperasikan yakni, IPAL yang ada di sisi Selatan. Sementara IPAL Utara tidak dimaksimalkan. Kalau memang IPAL dari Dinas Lingkung Hidup itu ada kendala secara teknis, maka harus dicari solusinya."Kalau ada kendala soal listrik, mudah saja, ditambah," katanya.
Jika dua unit IPAL ini dioperasikan maka permasalahan itu akan teratasi."Kepala UPT Pasar Ikan harus segera mengambil langkah," kata pria yang baru menjabat sebagai direktur PD Pasar sekitar 6 bulan ini.
Sekedar diketahui, sejak tiga pekan menjelang H-3 Idul Fitri sampai sekarang bau busuk itu menjadi suguhan yang menyesakkan dada, utamanya warga yang berdomisili di wilayah Tumenggungan Kecamatan Lamongan Kota, dan sepanjang jalan Laras - Liris sampai Dapur Utara.
Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dibangun Badan Lingkungan Hidup (BLH) sejak 2012 senilai Rp 360 juta hingga kini mangkrak tidak dimanfaatkan. Dan hanya IPAL Selatan yang dioperasikan. Praktis masih ada limbah dari UPT Pasar Ikan yang mengalir ke Singai Kaliotik tanpa masuk IPAL.
Masuk musim kemarau saluran pembuangan ke Kaliotik yang ada hanya limbah dari Pasar Ikan yang ngendon.Para pengguna jalan dan warga kota menggerutu, sangat tidak elok, lingkungan kota selalu disuguhi bau busuk limbah Padat Ikan.jir

Berita Populer