•   Sabtu, 29 Februari 2020
Bisnis Makro

Pentingnya Mobil Murah Bagi Indonesia

( words)
Daihatsu Ayla


SURABAYAPAGI.com - Program kendaraan bermotor hemat bahan bakar dan harga terjangkau atau KBH2 telah berlangsung selama beberapa tahun. Salah satu syarat produsen otomotif bisa ikut dalam rancangan itu adalah membuat produknya secara lokal. Tak heran jika kendaraan yang lebih dikenal dengan low cost green car itu membantu meningkatkan perekonomian di Tanah Air. Ini diungkapkan Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika.
Sebab menurutnya, untuk memproduksi mobil murah ramah lingkungan itu setiap produsen kendaraan bermotor menggandeng pemasok komponen yang dibutuhkan untuk kegiatan produksi.
"Program KBH2 telah berkontribusi besar dalam menumbuhkan dan menggairahkan sektor industri komponen lokal," kata Putu, Rabu 25 Juli 2018.
Selain itu, kata Putu, dengan adanya mobil LCGC juga menambah investasi di sektor industri otomotif dengan nilai triliunan rupiah.
"Pada 2017, realisasi tahapan manufaktur komponen utama dan penggunaan komponen lainnya hampir telah tercapai semua. Total investasi yang terjadi di KBH2 mencapai hampir Rp20 triliun sampai 2017," ujarnya.
Terpisah, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra mengatakan, jumlah komponen yang digunakan dalam satu unit mobil murah sekitar 90 persen.
Maka tak heran, kendaraan segmen ini memiliki peran penting bagi industri otomotif Tanah Air dari awal kemunculanya sampai saat ini.
"Kandungan lokal untuk Daihatsu Ayla misalnya, sudah lebih dari 94 persen. Artinya, kandungan lokal yang besar ini tentu saja menggairahkan industri komponen Indonesia," tutur Amel.

Berita Populer