Pemkot Malang Optimalkan Faskes Sediakan Media Entertainment

Wali Kota Malang Sutiaji (bertopi) saat melakukan kunjungan ke Puskesmas Rampal Celaket Kota Malang. SP/ JT

SURABAYAPAGI.com, Malang - Wali Kota Malang Sutiaji meninjau FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pratama) di Kota Malang yang dinilai sudah cukup bagus karena Layanan fasilitas kesehatan (faskes) di Kota Malang menjadi salah satu prioritas untuk mengedepankan kenyamanan, Rabu (21/10/2020).

Terkait penyediaan fasilitas untuk kenyamanan pengunjung, salah satunya dengan memfasilitasi tv entertainment agar pengunjung tidak bosan dan jenuh saat menunggu.

"Ini berkaitan dengan menjaga imun orang sehat, salah satunya sering lihat TV. Ada kecenderungan orang itu mau ke puskesmas kan nunggu, jadi diyakinkan di sini ada TV informasi, tapi juga tv entertainment untuk menunggu itu," jelasnya.

Wali Kota Malang memastikan sistem pelayanan FKTP di Kota Malang bisa membuat kedekatan dengan pengunjungnya.

Meski begitu, Sutiaji memastikan sistem layanan telah memenuhi standart protokol kesehatan. Mulai dari pelayanan di awal, hingga tenaga medisnya juga memakai APD (Alat Pelindung Diri) yang lengkap.

"Tapi bagaimana FKTP ini benar-benar dekat dengan masyarakat. Karena ini musim Covid-19, maka saya lihat protokol covidnya gimana, tenaga medisnya baik dokter, perawat, bidannya, administrasinya bagaimana, dan layanan yang lainnya," imbuhnya.

Hal lainnya yang juga ia soroti, yaitu berkaitan dengan suasana di lingkungan puskesmas yang juga asri. Hingga, terkait fasilitas toilet yang harus mengedepankan kebersihan.

"Evaluasi itu sedikit, saya lebih menekankan yang hijau royo-royo artinya suasananya asri. Kamar kecil sudah bagus, memang kepekaan saya agak tinggi, saya lihat debunya juga sudah nggak ada," paparnya.

Lebih jauh, ia memberikan terkait penunjuk arah di area lokasi puskesmas yang diharapkan berbasis digital. Sebab, running text informasi telah memberikan pelayanan itu, sehingga puskesmas diminta lebih memaksimalkannya.

"Catatan saya tadi, petunjuk arah disitu kan ada running text itu dikasih aja di situ ditambahkan saja," terangnya.

Apalagi laju pertumbuhan peserta jaminan kesehatan warga Kota Malang telah mencapai UHC (Universal Health Coverage). Yang mana, mayoritas penggunanya telah menggunakan BPJS Kesehatan.

Ke depan, sistem pelayanan juga diminta untuk memaksimalkan antrian online untuk masyarakat. Selain lebih nyaman, pengunjung juga tidak membutuhkan waktu lama untuk segera dilayani dengan estimasi waktu antrian. Dsy11