Pemerintah Tambah Anggaran Pengelolaan Pariwisata Jadi Rp6,4 Triliun!

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah RI sudah menjamin akan memperbanyak anggaran menjadi Rp6,4 triliun demi pengembangan kawasan wisata unggulan di Indonesia. Kawasan-kawasan wisata yang masuk prioritas utama antara lain, Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo-Flores, Mandalika dan Manado.

Terkait hal ini, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya memastikan anggaran Rp6,4 triliun tersebut bakal dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2020. Menurut Arief, Kementerian Pariwisata sendiri mempunyai target total wisatawan macanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia bisa mencapai 20 juta orang dengan total potensi devisa sebanyak Rp240 triliun. Selain itu, target untuk wisatawan domestik dipatok sebanya 275 orang.

"Kemenpar mempunyai harapan, bidang wisata dapat menyumbang 15 persen Produk Domestik Bruto (PDB)," terang Arief Yahya di Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Selain itu, Arief menambahkan, terdapat penaikkan yang cukup tinggi pada pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kabupaten Samosir misalnya, diketahui PAD-nya tumbuh 81 persen dari tahun 2016 ke tahun 2017. Fakta ini merangsang pertumbuhan PAD kabupaten-kabupaten di sekitar Danau Toba periode 2016-2017 yang menyentuh 70%.

Sebagai salah satu tempat wisata geologi, Danau Toba sendiri kini tengah diproses untuk menjadi UNESCO Global Geopark. Geopark Nasional Kaldera Toba (GNKT) sendiri masih menanti diumumkan kira-kira pada bulan September tahun ini.