Pelecehan Agama, 2 Remaja Sorong Yang Campur Gerakan Salat Dengan Musik Dis

SURABAYAPAGI.COM,- Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama organisasi masyarakat (Ormas) Islam yang ada di Kota Sorong, mengambil tindakan tegas dengan akan melaporkan dua remaja yang melakukan pelecehan terhadap Agama Islam, ke Polres Sorong Kota.

Warga Kota Sorong Papua Barat ini, viral di media sosial Facebook setelah postingan video mereka yang berdurasi 30 detik, yang sedang melakukan gerakan salat disertai dengan goyangan dan diiringi musik disko.

Berdasarkan video yang diterima media ini, aksi kedua remaja tersebut sengaja direkam oleh salah seorang temannya dan sengaja dibagikan di media sosial. Terkait viralnya video tersebut, Sekretaris MUI Kota Sorong, Agung Sibela, angkat bicara.

"Kami sudah koordinasi tingkat MUI, intinya kami arahkan untuk dilakukan proses secara hukum. Sudah ada yang mau membuat laporan ke polisi, ini kami lakukan guna memberikan sanksi hukum sebagai efek jera kepada warga yang lain agar tidak melakukan hal yang sama," ungkapnya, Senin (9/12).

Saat ini, ketiga orang tersebut dan satu orang saksi sedang menjalani pemeriksaan intensif, di Unit IV Tipidter Polres Sorkot untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Sorong Kota AKBP Mario Siregar, SIk melalui Kasat Reskrim Polres Sorong Kota AKP Syarifur Rahman, SIk mengatakan kedua perempuan yang ada di dalam video dan yang merekam, ditangkap di tempat yang berbeda.

"Dua orang yang ada di dalam video masih di bawah umur dan sudah tidak sekolah. Sedangkan yang merekam masih berstatus sebagai siswa di salah satu SMA di Kota Sorong," bebernya.

Pantauan media ini, orang tua dari FN, TS dan A saat ini sudah berada di Polres Sorkot untuk mendampingi putri mereka menjalani pemeriksaan. Selain itu, para orang tua dari ketiga perempuan ini juga akan diminta keterangan terkait perbuatan anak-anaknya.