•   Senin, 17 Februari 2020
Surabaya Law Community

PD Oikumene Kasih Ajak Tokoh Lintas Iman Bersatu

( words)


Surabaya, SURABAYAPAGI.com -Cinta kasih dan kedamaian merupakan impian semua umat yang ada di dunia. Agar, kehidupan dapat berjalan tenang, aman dan damai.

Hal ini pula yang ingin diwujudkan oleh Persekutuan Doa (PD) Oikumene Kasih dalam menyambut perayaan Natal. Mengawali perayaan Natal, PD Oikumene Kasih yang dipimpin oleh Debora Helmi dan Yosia Hendra menggelar acara “Christmas Celebration” pada Selasa, 10 Desember 2019 di  Dyandra Convention Hall Surabaya.

Debora Helmi mengatakan bahwa, sesungguhnya Natal bukan hanya sebuah perayaan tetapi merupakan momen istimewa yang memiliki arti luar biasa bagi setiap orang yang percaya kepada Tuhan.

“Natal adalah momen membawa damai, penuh sukacita dan terang bagi banyak orang. Oleh karena itu, setiap tahun menyambut Natal kami selalu mengajak para jemaat untuk mewujudkan kedamaian dan sukacita,” ucap Debora disela sela acara Christmas Celebration, Surabaya, Jawa Timur, Selasa, (10/12/19) malam.

1000 tamu undangan yang hadir, tidak saja terdiri dari jemaat gereja seperti GBI, GKPS, GKI dan lainnya namun juga dihadiri oleh 7 Tokoh Lintas Iman, yaitu Perwakilan Kristen Pdt. Simon Philantropha, Perwakilan Islam Gus Aan Anshori, Perwakilan Katolik Yusi Quensi, Perwakilan Hindu l Wayan Suraba, Perwakilan Budha Romo Pandita Tjioe Winata Tjokro, Perwakilan Khonghucu Bingky lrawan, Perwakilan Penghayat Dr. Otto Bambang Wahyudi.

“Ini membuktikan, sekalipun kita berbeda beda namun tetap satu yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga, Natal malam ini menjadi gambaran Indonesia kecil,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Yosia Hendra, bahwa,  dengan kehadiran lintas iman ini kiranya dapat mewujudkan terjalinnya kesatuan, persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama.

“Semoga, dengan terselenggaranya acara Natal ini menjado momen istimewa. Dan, semoga dari minoritas bisa menjadi berkat bagi negara Indonesia,” ungkap Hendra.

Acara Cristmas Celebration yang dibuka dengan doa, penyembahan dan pujian yang dimeriahkan oleh kurang lebih 60 penari adalah bagian dari anak muda dan jemaat Persekutuan Doa Oikumene Kasih, sehingga menambah semarak puji-pujian Natal yang penuh dengan sukacita.

“Tarian bangsa bangsa dengan menggunakan pakaian bangsa dan membawa bendera dari berbagai bangsa ini menggambarkan bahwa Tuhan datang untuk segala bangsa,” pungkasnya.

Dalam kesempatan acara Cristmas Celebration tersebut, Debora Helmi dan Yosia Hendra juga melounching album CD terbaru Vol.4 berjudul Pujian Kemenangan. (dwi/jul)

Berita Populer