•   Jumat, 22 November 2019
Surabaya

Pasca Pemilu, Rektor Unair Imbau Jaga Persatuan

( words)
Rektor Universitas Airlangga Surabaya, M. Nasih.


SURABAYAPAGI.com - Universitas Airlangga bersama Ikatan Alumni Universitas Airlangga mengeluarkan pernyataan menyikapi dinamika politik pasca pencoblosan Pemilu 17 April 2019 kemarin.
M. Nasih Rektor Universitas Airlangga Surabaya mengatakan, pihaknya merasa terpanggil untuk menyatakan sikap yang diantaranya mengapresiasi penyelenggara pemilu dan pemilih atas kedewasaaan sikap sihingga sehingga pemilu dapat diselenggarakan dengan damai dan lancar.
"Adanya beberapa kekurangan tentu dapat dipahami dan tidak mengurangi terima kasih kami mengingat Indonesia yang demikian besar," kata Nasih dalam keterangan tertulis, Minggu (21/4).
Nasih juga mengajak semua pihak untuk benar-benar menghargai dan menghormati suara dan pilihan rakyat, baik yang sama maupun yang berbeda pilihan serta menjaga perasaan mereka.
"Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat agar menghentikan pernyataan/ klaim kemenangan sepihak, serta menyerahkan, mempercayakan, dan mengakui proses lanjutan rekapitulasi suara oleh KPU sesuai dengan peraturan, ketentuan, dan mekanisme sesuai UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017," katanya.
Unair dan IKA Unair, kata Nasih, juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan informasi, analisis, dan data tanpa bukti yang sahih dan terverifikasi yang berpotensi untuk menciptakan kegaduhan dan perpecahan serta mendelegitimasi KPU dan Bawaslu sebagai lembaga yang dipercaya untuk menyelenggarakan Pemilu.
"Mari menjaga kedamaian dan persatuan sesama warga bangsa dengan tidak melakukan tindakan permusuhan serta memancing respon balik atau reaksi dari pihak-pihak yang tidak sepilihan dan sependapat," tandasnya.n sb

Berita Populer