Pasang Spanduk Operasi Keselamatan Di titik titik Strategis

Surabaya Pagi, Surabaya Ditlantas Polda Jatim mulai hari ini (6 -19/4/2020) selama 14 hari melaksanakan operasi keselamatan pencegahan Covid 19, tahun 2020, ada Satgas Preemtif, preventif dan Baops. Menurut Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan sebelumnya, operasi ini namanya operasi simpatik, tapi karena kita sedang mengalami virus Covid 19, akhirnya kegiatan operasi simpatik berubah menjadi operasi keselamatan, mencegah penyebaran virus Corona. " Disini fungsi lalu lintas mencegah warga berada keluar rumah kecuali ada hal penting,’terang Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol. Budi Indra Dermawan (6/4/2020). Dan hari ini kita melakukan edukasi bagaimana mencegah penyebaran virus Covid 19, melakukan sosialisasi kepada masyarakat supaya lebih banyak tinggal di rumah. " Dan jangan melakukan pelanggaran lalu lintas,"tegasnya. Karena operasi ini menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menekan angka fatalitas di jalan. Sedangkan sasaran nantinya mereka yang mengemudi dengan membahayakan diri sendiri dan orang lain. Contoh, tidak memakai helm, melawan arus, melebihi kecepatan lalu lintas. " Tapi penegakan hukum ini hanya beberapa persen, lebihnya peringatan,"imbuhnya. Tak hanya itu, saat ini kita sedang melakukan pemasangan spanduk spanduk dan pengecekan jalur jalur yang bisa kita anggap psicikal Distancing yang epideminya cukup tinggi. "Kita nanti memberikan himbauan bagi warga yang bergerombol untuk pulang ke rumah,"paparnya. Sedangkan pasukan yang dilibatkan dalam operasi 3474 personil seluruh Jawa Timur sedang 342 personil Polda Jatim. Pihaknya kata pamen tiga melati dipundak pihaknya, mencegah penyebaran Covid 19 terutama mereka yang masuk dalam Orang Dalam Pengawasan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
**foto**
Sementara itu, Jika biasanya Operasi dilakukan dengan cara rasia kendaraan bermotor di beberapa titik kerawanan, dan menindak tegas pelanggar dengan di tilang.Pada pelaksanaan tahun ini, Satlantas Polrestabes Surabaya merubah cara penindakan dengan mengutamakan pola Preemtif dan Preventif karena kondisi terkini wabah Covid-19 masih berlangsung di Surabaya.“Tidak ada razia selama Operasi keselamatan Semeru 2020 ini. Kami mengedepankan pola Preemtif dan Preventif dan sifatnya hanya himbauan pelanggaran lalu lintas kepada masyarakat,” sebut Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra, Senin (6/4/2020). Dalam Operasi keselamatan Semeru 2020, masyarakat dihimbau tetap memenuhi standar keselamatan dan kelengkapan berkendara. Nantinya juga akan ada tim Patroli Satlantas Polrestabes Surabaya yang akan menindak tegas pelanggar yang kasat mata melakukan pelanggaran."Tetap, pelanggar yang kasat mata dijalanan akan dilakukan penindakan terhadap masyarakat yang melanggar,” tambah Teddy.Pelanggaran, masih kata Kasatlantas seperti, tidak memakai helm atau kelengkapan berkendaranya tidak memenuhi standar, melawan arus, berboncengan tiga, atau berkendara dengan potensi laka lantas.Melihat kondisi wabah Covid-19 yang masih terus meningkat jumlah penderitanya, Teddy mengimbau agar masyarakat tetap berada dirumah dan tidak keluar dijalanan tanpa ada tujuan yang penting.“Hindari kerumunan, Jaga kesehatan dengan nutrisi yang cukup, Pastikan menerapkan Physical Distancing dan rajin cuci tangan, serta tetap berada dirumah,”pungkasnya.nt