•   Minggu, 15 Desember 2019
Pilgub2018

Parpol Antri Dukung Khofifah-Emil

( words)
Khofifah Indar Parawansa


SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Dukungan partai politik (parpol) kepada pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 bakal bertambah. Setelah resmi mengantongi rekom dari Partai Demokrat, Partai Hanura dan Partai Golkar, rencananya tiga parpol lagi akan melengkapi dukungan ke Khofifah-Emil. Sedangkan, hingga hari ini, rekom resmi pasangan Gus Ipul-Azwar Anas baru dari PDI-Perjuangan saja.
Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengungkapkan, saat ini dirinya dan Khofifah Indar Parawansa terus melakukan koordinasi untuk persiapan pendaftaran calon gubernur Jatim ke Komisi Pemilihan Umum 8-10 Januari mendatang. Emil menyebut ada tiga partai yang segera mengirim rekom ke koalisi. Ketiga para tersebut antara lain Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Menurutnya, saat ini proses penyerahan rekomendasi tersebut tengah berjalan dan akan diberikan dalam waktu dekat.
"Penyerahan rekomendasi dari Nasdem Insya Allah tanggal 4 (Januari), lalu parpol lain tunggu tanggal mainnya ya. Undangannya sudah kami terima," ujar Emil saat ditemui dalam Pertemuan VI Hidmad Muslimat NU - IHM NU Kota Surabaya dan Gebyar Mauludurosul Muhammad SAW, di Lakarsantri Surabaya, kemarin.
"Insya Allah akan diberikan dalam beberapa hari kedepan. Informasi yang sama juga kami peroleh dari Bu Khofifah," lanjut pria yang kini masih menjabat sebagai Bupati Trenggalek ini.
Pihak Khofifah-Emil dan tim9 dari para ulama juga masih terus menjalin komunikasi dengan Partai Gerindra dan PAN jika mereka batal menggalang koalisi poros baru. “Komunikasi dengan Gerindra dan PAN terus kami lakukan,” terang Emil.
Ia menambahkan, sembari menunggu rekomendasi dari beberapa partai politik tersebut saat ini pihaknya tengah mematangkan syarat untuk mendaftar di KPU pada awal Januari mendatang. "Sudah menyiapkan administratifnya semua. Di dalam beberapa hari kedepan tuntas," lanjutnya.
Menurutnya , pada saat mendaftar di KPU mendatang seluruh parpol akan mengirimkan perwakilannya. Bahkan, tidak menutup kemungkinan ketua DPD masing-masing partai akan ikut datang di KPU. "Ini kan Pilkada serentak se-Indonesia. Jadi, masing-masing partai tentu telah memiliki perhatian khusus terhadap pilkada mendatang," imbuhnya.
Dikonfirmasi terpisah, Koordinator tim pemenangan Khofifah-Emil dari unsur kiai, KH Husnul Khuluq, membenarkan hal tersebut. Menurut Huluq pihaknya telah bertemu dengan Ketua Umum Golkar yang baru disahkan, Airlangga Hartarto, dan juga Ketua PPP M Rohammurmuziy (Romi). "Ke depan Insyaallah Nasdem juga akan bergabung. Sebab sesuai dengan statement di koran bahwa Nasdem telah tetap akan sepakat untuk bersama dengan ibu Khofifah dan mas Emil," ujar Huluq.
Hingga saat ini memang baru ada tiga partai yang memberikan surat rekomendasi secara resmi Khofifah-Emil. Ketiga partai tersebut antara lain Demokrat (13 kursi) Hanura (2 kursi) dan Golkar (11 kursi). Meskipun telah memenuhi syarat untuk mendaftar di KPU (minimal 20 kursi DPRD) tambahan dari NasDem yang memiliki 4 kursi dan PPP dengan 5 kursi akan semakin membuat koalisi ini bertambah besar.
Sedangkan Pasangan Saifullah Yusuf – Abdullah Azwar Anas hingga sekarang baru mengantongi rekomendasi dari PDI Perjuangan (19 kursi). Rekomendasi dari PKB (20 kursi) baru berupa surat tugas saja kepada Saifullah Yusuf tanpa ada nama pasangan. Jika Gus Ipul-Anas hanya mendapat rekom dari PDI-P saja, tentu tidak cukup untuk mendaftar di KPU yang syarat minimal dukungannya adalah 20 kursi.
Muslimat Solid ke Khofifah
Muslimat NU Jawa Timur menegaskan komitmen mereka untuk mendukung pasangan Khofifah-Emil dalam pemilihan gubernur Jatim tahun 2018. Komitmen itu disampaikan Ketua Pimpinan Muslimat NU Jatim, Masruroh Wahid. Ia mengatakan bahwa secara personal Muslimat NU memiliki komitmen untuk memenangkan Khofifah Emil di Pilgub Jatim.
“Seluruh pimpinan dan jam’iyah di cabang yang berjumlah 43 cabang sampai tingkat ranting semua sudah memiliki komitmen untuk memenangkan bu Khofifah di Pilgub Jatim,” tutur Masruroh, kemarin.
Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim periode 2004-2009 ini mengatakan, sudah tak perlu diragukan lagi komitmen Muslimat NU dalam memberikan dukungan ke Khofifah. Karena selama ini Khofifah juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemajuan organisasi Muslimat NU, termasuk di Jatim.
Hal itu bisa dilihat dari lembaga pendidikan dan rumah sakit yang dikelola Muslimat semuanya maju. Kantor-kantor PC dan PW Muslimat juga representatif. Belum lagi kendaraan. Operasional yang dimiliki PC-PC Muslimat, itu semua karena kontribusi Bu Khofifah. "Bu Khofifah telah berkontribusi besar pada Muslimat NU, dukungan ke bu Khofifah bagi Muslimat NU sudah mengakar sehingga tak perlu diragukan," imbuhnya.
Soal kabar adanya dukungan PC Muslimat NU ke bacagub lainnya yaitu ke Gus Ipul, Masruroh Wahid membantahnya. Ia menjelaskan Muslimat cabang menggelar pengajian dan Gus Ipul itu datang, bukan masalah. Kehadiran Gus Ipul itu tak mempengaruhi dukungan Muslimat ke Khofifah.
"Selama ini cabang yang menggelar pengajian dan dihadiri Gus Ipul itu bukan memberikan dukungan. Gus Ipul bebas hadir dimana saja yang digelar oleh elemen NU. Sampai detik ini dan seterusnya Muslimat NU tetap solid ke Khofifah," tegasnya.
Gus Ipul Yakin
Bakal calon gubernur Saifullah Yusuf mengaku terus intens berkomunikasi dengan partai-partai lain, sebelum pendaftaran KPU 8-10 Januari. Gus Ipul, sapaan akrabnya, optimis bisa menambah jumlah partai koalisi. "Sekarang belum, tapi seperti yang saya sampaikan kita komunikasi terus. Kita tunggu saja sampai seminggu ke depan ini. Karena komunikasi masih berlangsung belakangan ini," ujar Gus Ipul kemarin.
Komunikasi yang dilakukan, lanjutnya, dilakukan dengan beberapa partai lainnya. Seperti PKS (6 kursi) dan PPP (5kursi). Hanya saja, dirinya mengaku tidak mau berspekulasi mengenai hasilnya. Dia memilih untuk menunggu pastinya kemana langkah yang dihasilkan dari komunikasi dengan beberapa partai tersebut.
Didesak perihal PPP, Gus Ipul mengaku, memang komunikasi baru saja dilakukan. Karena itulah, dia memungkinkan butuh waktu bagi partai itu untuk memutuskan dukungan. Sementara dengan PKS, komunikasi sudah lebih dulu dilakukan. Namun sampai sekarang dia juga belum bisa memastikan bagaimana keputusan dari parpol itu. "Saya sih optimistis saja. Ya, kita tunggu seminggu ke depan seperti apa," bebernya. n rko

Berita Populer