•   Minggu, 15 Desember 2019
Surabaya

Pakde Optimis 2019 Jatim Lebih Baik

( words)
Gubernur Jawa Timur Soekarwo bersama Pejabat daerah serta tokoh lintas agama saat tasyakuran malam pergantian tahun 2019 di depan Kantor Gubernur, Surabaya, Jawa Timur. Foto: SP/DIMAS


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baju putih dengan songkok hitam bersama ribuan jamaah, Gubernur Jawa Timur Soekarwo menutup pergantian tahun 2018. Pakde sapaan akrabnya mengungkapkan rasa syukur akan rasa aman dan nyaman di Jawa Timur.
"Kita menyampaikan rasa optimis terhadap perkembangan dan kemajuan Provinsi Jatim di tahun 2019 akan semakin lebih baik. Optimisme tersebut diperoleh dari kekompakan pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga suasana aman dan nyaman," ungkap Pakde Dalam Rangka Pergantian Tahun Melepas Tahun 2018 dan Menyongsong Tahun 2019 di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan No. 110 Surabaya, Senin (31/12) malam.
Menurutnya, Masyarakat Jatim ikut menjaga suasana aman dan nyaman disertai kerjasama yang kompak TNI-Polri. Kehidupan masyarakat dengan suasana aman dan nyaman ini lebih menyukai kondisi yang damai dari pada konflik. “Jatim aman dan nyaman, masyarakatnya mampu bergandengan tangan menjaga kedamaian Jatim,” katanya.
Sebagai bentuk syukur suasana aman dan nyaman, Pakde Karwo mengatakan, Pemprov Jatim mengadakan doa bersama untuk menyongsong tahun 2019 dengan suasana kedamaian. “Doa tidak terpisahkan dari ikhtiar. Mari bergandengan tangan dan berdoa bersama untuk tahun 2019,” kata orang nomor satu di Jatim ini.
Terkait tahun politik 2019, Pakde Karwo berharap agar masyarakat harus bisa meredam emosi dan menjaga rasionalitasnya. Jatim telah mempunyai pengalaman dalam meredam emosi pada tahun politik. Dan TNI Polrinya kompak menjadi panutan masyarakat.
Selain itu, masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya dengan hati dan suasana yang damai untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik. “Harapan besar tahun 2019, jaga hari depan yang lebih baik lewat pemilihan pemimpin. Hadir ke TPS, pilih dengan hati untuk menjadikan Indonesia lebih baik. Pilih dengan suasana yang damai,” pungkasnya.
Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman mengatakan, Jatim sampai saat ini masih aman dan kondusif. TNI akan terus meningkatkan profesionalisme dan dekat dengan rakyat, bersinergi dengan Polri.
Sedang Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyampaikan terima kasih atas kerjasama dari Forkopimda dan Masyarakat Jatim. Sehingga pada tahun 2018, suasana Jatim dalam keadaan yang sangat kondusif, aman dan terasa nyaman. “Suasana aman dan nyaman ini betul-betul dirasakan di Jatim,” ujarnya.
Tasyakuran tahun ini bertemakan “Doa dan Syukur atas Perjalanan dan Berakhirnya Tahun 2018 dan menyongsong Tahun 2019”. Agenda tersebut merupakan agenda tahunan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena memberikan kemudahan dalam menyelenggarakan tata pemerintahan yang baik, dengan kondisi yang aman, nyaman dan tentram.
Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 20.00 WIB dengan agenda tauziah dari KH. D. Zawawi Imron serta doa dan dzikir bergantian dari ulama dari pondok pesantren yang hadir. Setidaknya, ada sektiar 5.000 peserta yang mengikuti acara tersebut dan juga masyarakat umum ikut bersama-sama menggelar Istighosah bersama dengan disemarakkan lantunan sholawat dari Grup Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) dari Jombang, Kediri, Surabaya, Mojokerto, Gresik dan Pasuruan.

Berita Populer