OS baru Huawei, Sebuah Solusi Terhadap Blacklist AS

SURABAYAPAGI.com – Huawei resmi meluncurkan Operating Sysem buatan mereka sendir, Hongmeng pada hari jumaat (9/8), Di Inggris, OS ni diberi nama HarmonyOS

OS ini diperkenalkan CEO Divisi Konsumer Huawei Richard Yu dalam acara Huawei Developer Conference di Dongguan. Richard Yu mengatakan sistem operasi ini dapat digunakan di berbagai perangkat mulai dari smartphone, speaker pintar bahkan sensor.

Hal ini merupakan strategi baru Huawei dalam bisnis Internet of Things, yang merujuk pada perangkat yang terhubung ke internet.

Dilansir dari CNBC, Produk pertama yang akan menikmati OS ini adalah screen smart seperti televisi pada akhir tahun ini. Selama tiga tahun ke depan, sistem operasi akan digunakan pada perangkat lain, termasuk perangkat yang dapat dikenakan dan unit kepala mobil.

Huawei mengatakan OS pada awalnya akan diluncurkan di China dengan rencana untuk memperluasnya secara global.

Raksasa teknologi China mempercepat peluncuran HongMeng setelah AS memasukkan Huawei dalam daftar hitam (blacklist) karena dianggap bisa mengancam keamanan nasional.

Merespons kebijakan ini Google memutuskan untuk tidak melisensi perangkat Huawei dan tidak mengirimkan update terbaru. Kebijakan ini akan berlaku efektif pada 17 Agustus 2019.

Di China, Google diblokir sehingga Huawei memodifikasi versi Android agar bisa dipakai di pasar domestik. Kebijakan Google tidak masalah bagi China tetapi bermasalah untuk perangkat Huawei yang dijual di pasar luar China.