Orang Tua Tidur Lelap, 2 Anak Penyandang Autis Tewas Terbakar

SURABAYAPAGI.COM-Korban rumah terbakar bernama Puji Arianti (30) dan adiknya Hari Andoko (24). Keduanya keterbelakangan mental. Jenazah keduanya masih divisum di RS Bhayangkara Palembang.

Kebakaran terjadi saat korban dan orangtuanya, Nurdin (53) dan Nurhayati (48) serta adik bungsunya, Mustakim (20), sedang tertidur lelap, Rabu (15/1) pukul 03.00 WIB. Api cepat membesar menghanguskan rumah semi permanen itu.

Mustakim (20) yang merupakan adik dari para korban mengatakan, terkejut karena melihat api di kamar sebelahnya yang langsung membesar.

"Gak tahu mas, tiba-tiba sudah muncul api besar sumbernya dari korsleting listrik di kulkas kamar sebelah, yang ditempati ayuk saya," tutur Mustakim.

Akibat dari kebakaran ini memakan dua korban jiwa yang bernama Hariandoko dan Puji Anggraitini, yang diketahui sebagai penyandang autis.

"Saya tidak bisa menolong, padahal sudah di depan mata saya, tapi gimana kondisi api sudah sangat besar, mereka juga cacat mental tidak bisa ngomong, jadi gak bisa apa-apa lagi," sesal Mustakim.

Kapolsek Kertapati AKP Polin Pakpahan mengatakan, api diduga berasal dari korsleting listrik di lemari es. Api baru dapat dipadamkan oleh la unit mobil pemadam satu jam kemudian.

"Saat evakuasi, kedua korban ditemukan di kamar masing-masing. Orang tua dan anak bungsunya selamat namun terluka," tutur Polin.

Menurut dia, petugas INAFIS Polda Sumsel tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut di TKP. Sementara ketiga korban yang terluka dirawat di RSUD Bari Palembang.

"Untuk kerugian belum diketahui, tetapi seluruh harta benda di rumah itu habis terbakar, tidak ada yang berhasil diselamatkan," pungkasnya.