Operasi Zebra 2018, Dapatkan 13 Ribu Pelanggar dalam 6 Hari

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Operasi Zebra yang digelar Satlantas Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul Jalan Darmo,Surabaya banyak ditemukan pengguna kendaraan melakukan pelanggaran terutama kelengkapan surat-surat (6/11/2018).

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Pandia menjelaskan, Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar razia dalam rangka operasi zebra dengan sasaran pada penggunaan roda dua dan roda empat.

Dimana razia ini, lanjut Eva melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan kendaraan dan juga surat-surat. Dalam kegiatan ini, Satlantas Polrestabes Surabaya dibantu, rekan-rekan dari pom tni, pom AL dan juga dari Garnisun.

Masih kata perwira dengan dua melati di pundak ini, agak berbeda dengan yang kemarin, dimana kita juga melibatkan hakim dan jaksa serta panitra. Jadi jika pelanggar mendapat surat tilang, dia bisa melaksanakan sidang di tempat.

"Jadi mereka nanti bisa membayar denda. Kemudian ditentukan hakim, jaksa dan panitra langsung dibayar. Dan barang bukti yang kita tilang bisa langsung diambil usai sidang," paparnya.

Sementara itu, untuk pelanggaran yang paling menonjol dalam razia ini, rata-rata tidak memiliki sim atau stnk dan ada beberapa ada yang memakai kenalpot brong. Untuk total pelanggaran selama 6 hari operasi, sudah mencapai 13 ribu pelanggaran, roda empat dan roda dua.

Mereka diantaranya melawan arus, berboncengan lebih 3 orang, anak di bawah umur terutama pelajar, membawa kendaraan menggunakan handphone, tidak menggunakan safety belt dan juga ada yang melanggar batas kecepatan.

Sedangkan Untuk pelanggar, dari pihak TNI, kata Pelda Harotono dari unit satpom 3 Gartap yang menjadi pelanggaran tidak memiliki SIM, keluar markas tanpa izin. Orang sipil yang menggunakan seragam. "Kita sita karena bukan militer akan kita bikinkan berita acara penyitaan," ujarnya singkat. nt