Aset 40 Konglomerat Setara 600 Ribu Kali Lipat Rat

Oligarki Ekonomi

Masalah kesenjangan ekonomi antara kaya dan miskin, kembali mengemuka di awal tahun baru 2018. Hasil Penelitian Mega Institute menunjukkan Material Power Index (MPI) Indonesia mencapai 584.478, lebih tinggi dibanding negara-negara lain, kecuali Filipina. Angka tersebut juga menunjukkan rata-rata aset yang dikuasai oleh 40 orang terkaya setara dengan 600 ribu kali lipat orang-orang di Indonesia. Dalam 10 tahun terakhir, total aset 40 orang terkaya ini tercatat meningkat sebesar 317,1 persen.
-------------
Laporan : Tedjo Sumantri – Joko Sutrisno, Editor: Ali Mahfud
-------------
MPI adalah rata-rata kekayaan orang terkaya di Indonesia dibagi dengan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita.
Mega Institute mencatat, total kekayaan 40 orang terkaya di Indonesia terus meningkat. Tahun lalu, total kekayaannya mencapai US$ 119,72 miliar, naik dibanding 2016 sebesar US$92,91 miliar. Nilai tersebut bahkan melonjak 317,1 persen dalam 10 tahun terakhir.
"Laju pertumbuhan kekayaan 40 orang terkaya di Indonesia empat kali lebih cepat dari pertumbuhan ekonomi nasional selama 2006 hingga 2016," terang hasil penelitian tersebut, dikutip Kamis (4/1/2018).
Kendati aset 40 orang terkaya di Indonesia terus meningkat, proporsi satu persen orang terkaya di Indonesia menguasai sekitar 45,4 persen aset nasional. Jumlah tersebut sebenarnya sudah menurun dibandingkan 2015 sebesar 53,5 persen dan 2016 sebesar 49,3 persen.
Hasil penelitian juga menunjukkan oligarki ekonomi di Indonesia berkorelasi positif dengan ketimpangan dan disinyalir menjadi penyebab lambatnya pertumbuhan ekonomi.
Oligarki adalah suatu sistem politik pertahanan kekayaan yang dilakukan oleh segelintir orang dengan konsentrasi kekayaan yang sebagian besar bersumber dari kekuasaan.
Untuk itu, Mega Institute merekomendasikan redistribusi aset dan akses untuk meningkatkan penguasaan aset masyarakat bawah dan memberikan alat untuk berproduksi. Kemudian mempercepat pelaksanaan kebijakan dana desa, memperkuat UKM dan IKM, serta menjadikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.
Orang Super Kaya
Lantas, siapa yang menjadi orang super kaya di Indonesia? Dikutip dari Forbes, Hartono bersaudara menduduki peringkat pertama dalam daftar orang terkaya versi Forbes Indonesia selama sembilan tahun berturut-turut. Total harta mereka pada tahun ini bahkan melonjak US$15,2 miliar atau sekitar Rp205 triliun dibanding tahun lalu menjadi US$32,3 miliar atau sekitar Rp436 triliun.
Kenaikan signifikan keluarga Hartono tersebut terutama disebabkan kenaikan hampir 50 persen dari nilai saham mereka pada PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Hartono yang mewarisi perusahaan rokok Djarum beberapa dekade lalu secara cerdas melakukan diversifikasi bisnis dengan mengambil saham BCA yang terpuruk akibat krisis keuangan pada 1997-1998.
Tahun 2017, mereka menaikkan kepemilikan sahamnya pada BCA dari 47 persen menjadi 55 persen. Ke depan, miliuner ini juga tengah bertaruh dengan membeli perusahaan perangkat game Singapura Razer, yang baru-baru ini terdaftar di bursa Hong Kong.
Sementara itu, Juragan Minyak Sawit Eka Tjipta Widjaja menempati posisi kedua dengan total kekayaan US$9,1 miliar atau sekitar Rp122 triliun, naik US$3,5 miliar atau Rp47 triliun. Disusul Pemilik Perusahaan Rokok Gudang Garam, Susilo Wonowidjojo dengan kekayaan mencapai US$8,8 miliar atau sekitar Rp118 miliar.
Pada posisi keempat, ada pemilik Indofood Anthoni Salim dengan kekayaan US$6,9 miliar atau sekitar Rp93 triliun. Posisi kelima ditempati Sri Prakash Lohia dengan kekayaan US$6,4 miliar atau sekitar Rp86,4 triliun. Posisi keenam, Boenjamin Setiawan dengan kekayaan US$3,65 miliar atau sekitar Rp49 triliun.
Posisi ketujuh, Chairul Tanjung dengan kekayaan US$3,6 miliar atau sekitar Rp48,6 triliun. Posisi kedelapan, Tahir dengan kekayaan US$3,5 miliar atau Rp47 triliun. Posisi kesembilan, Mochtar Riady dengan kekayaan US$3 miliar atau Rp40 triliun dan posisi kesepuluh, Jogi Hendra Atmadja dengan kekayaan US$2,7 miliar atau sekitar Rp36 triliun.
Dari sepuluh orang terkaya di Indonesia dalam daftar Forbes, sembilan diantaranya mengalami kenaikan kekayaan di atas 10 persen pada sepanjang tahun 2017 seiring kenaikan harga saham. Veri Forbes, total kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia mencapai US$126 miliar atau sekitar Rp1.701 triliun, naik US$ 99 miliar atau sekitar Rp1.336 triliun.