•   Minggu, 23 Februari 2020
Kriminal

Nyaru jadi Pembeli di Restoran, Lalu Kabur

( words)
Pelaku diamankan Polsek Wiyung. Foto: SP/FIRMAN


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aksi pelaku kejahatan di Surabaya kini semakin nekat saja. Tak peduli situasi, mereka yang terlanjur gelap mata nekat beraksi. Seperti yang terjadi di rumah makan ayam goreng di wilayah Wiyung Surabaya. Dua pelaku beraksi menyaru menjadi pembeli. Keduanya memesan 27 porsi nasi untuk dibungkus dan dibawa pulang. Selain itu, keduanya pun makan di restoran itu tanpa membuat karyawan curiga.
Usai makan puas, satu dari dua pelaku itu kemudian berdalih hendak ke ATM untuk mengambil uang guna membayar makanan yang sudah dipesannya. Bahkan, pelaku itu meminjam motor salah seorang karyawan restoran bernama Priyanto.
Kecurigaan Priyanto muncul ketika satu pelaku tersebut tak kunjung kembali. Meski ada temannya yang masih di dalam restoran, hati kecil Priyanto merasa ada yang tak beres.
"Benar saja saat satu rekan pelaku yang di dalam diminta untuk membayar ia tidak mau, bahkan mencoba kabur hingga akhirnya diteriaki maling," beber Kapolsek Wiyung, Kompol Rasyad, Kamis (2/5).
Dua pelaku itu adalah Syamsul Arifin (32) warga Labeng Bangkalan Madura, yang tinggal di Wiyung, Surabaya dan rekannya yang kabur diketahui bernama Rafi, warga Kemayoran (DPO).
"Syamsul ini berhasil ditangkap oleh korban dan warga, sedangkan satu rekannya lain berhasil kabur membawa motor korban," lanjutnya.
Saat diinterogasi, Syamsul mengaku sudah tiga kali beraksi demikian. Ia selalu bersama Rafi saat menjalankan aksi jahatnya. Kini polisi masih memburu Rafi. Sedangkan Syamsul mendekam di tahanan Polsek Wiyung karena ulahnya itu.n fir

Berita Populer