•   Kamis, 27 Februari 2020
Otonomi Daerah

Ngaku Didukung Kiai, Masykuri Maju Bupati Kediri

( words)
Wakil Bupati Kediri, Masykuri Ikhsan (sebelah kiri baju merah) mendaftarkan dirinya sebagai bakal calon (balon) Bupati Kediri pada Pilkada Kabupaten Kediri 2020 mendatang.


SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wakil Bupati Kediri, Masykuri Ikhsan mendaftarkan dirinya sebagai bakal calon (balon) Bupati Kediri pada Pilkada Kabupaten Kediri 2020 mendatang. Dirinya mendaftar sebagai calon Bupati Kediri melalui partai berlogo banteng.

Dibukanya hari pertama pendaftaran, Masykuri langsung mengambil formulir ke Kantor DPC PDI-P Kabupaten Kediri, Kamis (5/9/2019) siang dengan diantar para koleganya.

Masykuri mengaku berani mendaftarkan diri karena mendapat dorongan dari sejumlah pihak. "Saya maju murni dari hati nurani dan selain itu juga mendapat dorongan dari warga dan teman sejawat hingga para kiai. Alhamdulilah mereka semua mendoakan," ujar pria yang juga kader NU.

Menurutnya, meski sudah menjabat Wakil Bupati Kediri selama 10 tahun, ia akan terus mencoba melakukan yang terbaik bagi Kabupaten Kediri. "Prinsipnya bahwa pemerintahan itu tidak boleh parsial. Jadi apapun yang sudah dilakukan pemerintah dahulu adalah investasi yang luar biasa. Prinsipnya pada pemerintahan itu mana yang kurang kita perbaiki. Dan mana yang sudah baik kita tingkatkan lebih baik," tandas Masykuri yang masih aktif menjabat Wakil Bupati Kediri.

Sementara, sekretaris DPC PDI-P Dodik Purwanto mengatakan, dibukanya pendaftaran balon Bupati Kediri dan Wakil Bupati kediri setelah melakukan rapat koordinasi cabang dalam pemenangan Pilkada Kabupaten Kediri tahun 2020 mendatang. "Hari ini sampai tanggal 15 September kita lakukan pembukaan pendafataran dan pengambilan formulir pendaftaran. Setelah masuk semua nanti tanggal 16 akan kita validasi," ucapnya.

Lanjut Dodik, untuk pembukaan pendaftaran calon kepala daerah kewenangan tidak hanya dilakukan oleh DPC. Namun kewenangan itu juga berlaku pada DPD hingga DPP. "Selain disini, DPD juga membuka pendaftaran tanggal 9 -14 September," jelasnya.

Usai pendaftaran nantinya para bakal calon tersebut akan mengikuti fit and proper test pada tanggal 19-20 September. "Setelah semuanya selesai baru kita lakukan rapat pleno yang nantinya akan disetorkan ke DPP. Setelah itu domain kewenangan ada disana," pungkasnya. Can

Berita Populer