Nasib KCJB Ditentukan Pekan Ini

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang dihentikan sementara pengerjaan sejak 2 Maret lalu oleh kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), penentuannya akan dilanjutkan atau tidak akan diputuskan pada pekan ini.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian menuturkan, pihaknya akan meninjau proyek KCJB pada hari Jumat, 13 Maret 2020 mendatang. Setelah kunjungan itu, pihaknya akan menentukan nasib proyek KCJB, apakah diizinkan operasional lagi, atau masih dihentikan pada Minggu, 15 Maret 2020.

"Tadi sudah dievaluasi dengan K2K, kita sudah memberikan beberapa catatan nanti Jumat kita akan cek lagi. Apakah akan dihold atau dirilis. Dua minggu itu sampai hari Minggu," terang Hedy di kantornya, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Pihaknya akan menyoroti beberapa hal seperti pengaturan aliran air, pembersihan ruas jalan, manajemen konstruksi, pengaturan truk ke luar-masuk, masalah pagar, proteksi agar orang dari luar tidak ke luar-masuk site.

Diketahui, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dihentikan lantaran proyek KCJB menimbulkan genangan air pada Tol Jakarta-Cikampek yang menyebabkan kemacetan luar biasa pada ruas jalan tol dan mengganggu kelancaran distribusi logistik.

Selain itu, pengelolaan sistem drainase yang buruk dan keterlambatannya pembangunan saluran drainase sesuai kapasitas yang telah terputus oleh kegiatan proyek menyebabkan banjir di tol.