Naomi Osaka, Petenis 20 Tahun Terkaya Dunia

Naomi Osaka mencium trofi turnamen AS terbuka

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Menjadi seorang atlet kerap dianggap remeh lantaran karir mereka yang tidak akan mungkin bertahan lama, terlebih karena faktor usia yang melemahkan fisik. Maka tak jarang banyak atlet terutama di Indonesia yang harus hidup kekurangan karena karirnya mulai meredup.

Namun, bagi para millennial yang kini tengah menekuni dunia olahraga apapun cabangnya, karena dari olahraga kalian bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah untuk kesejahteraan masa depan. Tentunya dengan dibarengi kerja keras dan kerja cerdas seperti yang dilakukan oleh atlet Tennis keturunan Jepang-Haiti, Naomi Osaka.

Berkat kerja kerasnya dalam menggapai prestasi, Naomi Osaka didapuk sebagai salah satu atlet terkaya dunia dengan total pendapatan 37 juta dolar AS dalam 12 bulan terakhir. Jumlah tersebut merupakan akumulasi prize money turnamen dan kontrak dengan sponsor.

Bahkan, Osaka melampaui pendapatan tertinggi atlet wanita sepanjang sejarah yang dibukukan Sharapova pada 2015 silam. Ketika itu, petenis berkebangsaan usia tersebut berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar 29,7 juta dolar AS.

Osaka juga berhasil mengalahkan Serena Williams yang dinobatkan sebagai atlet wanita berpenghasilan tertinggi selama empat tahun terakhir. Ia unggul 1,4 juta dolar AS dari petenis senior tersebut.

Alkisah, sang ayah yang mengenalkan Naomi ke dunia tenis saat memboyong seluruh keluarganya menuju Amerika Serikat.

Di Negeri Paman Sam, Naomi kecil pernah menimba ilmu di dua akademi tenis terkenal, Florida Tennis SBT Academy dan ProWorld Tennis Academy. Saat di Florida Tennis SBT Academy, dia dilatih mantan petenis Harold Solomon, yang juga pernah menangani beberapa petenis besar seperti Jennifer Capriati, Eugenie Bouchard, Anna Kournikova, ataupun Monica Seles.

Naomi mengawali karier profesional pada 2013. Akan tetapi, prestasinya di sektor tunggal maupun ganda (bersama kakaknya, Mari) tidak terlalu bagus.

Perubahan karier Naomi langsung meningkat setelah ditangani pelatih Aleksander Bajin pada 2018. Pada Maret 2018, memenangi gelar WTA pertamanya dengan menjuarai BNP Paribas Open di Indian Wells.

Tak lama setelah itu, atau tepatnya 8 September 2018, Naomi mengguncang dunia. Mantan petenis wanita nomor satu dunia dan juga peraih titel Grand Slam terbanyak sepanjang sejarah, Serena Williams, ditaklukkan Naomi pada final US Open.

Dengan usia baru menginjak 20 tahun, Naomi masih memiliki karier panjang di dunia tenis. Bahkan, masih ada tiga titel Grand Slam yang belum direbut Naomi, Australia Open, French Open, dan tentu saja Wimbledon.