•   Jumat, 3 April 2020
Pendidikan

Nadiem Minta Developer Bantu Program Kampus Merdeka

( words)
Nadiem Makarim Nadiem di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (27/2/2020).


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memiliki program Kampus Merdeka yang memungkinkan mahasiswa untuk magang hingga tiga semester di perusahaan. Ia pun meminta bantuan komunitas developer dan startup untuk menyukseskan program ini.

Hal ini disampaikan Nadiem saat mengisi panel di acara Digital Economy Summit 2020. Saat ditanya apakah Kemendikbud memiliki program khusus untuk para developer Indonesia, ia justru meminta developer untuk membantu programnya.

"Teman-teman developer dan startup-startup andal pasti masalah utamanya adalah butuh orang. Nggak bisa menemukan talent-talent yang punya good computational logic dan punya good problem solving skills," kata Nadiem di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

"Jadi gini solusinya tolong teman-teman developer lakukan dua hal, satu kalau punya perusahaan dan kualitas tech-nya baik segera submit ke saya program 6 bulan semester itu," sambungnya.

Nadiem menambahkan jika perusahaan atau startup mengikuti program magang tersebut, mereka akan mendapatkan akses pada kemampuan dan talenta dari seluruh universitas di Indonesia.

Tidak hanya mendorong komunitas startup, Nadiem juga meminta perusahaan teknologi besar seperti Microsoft untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menggali potensi talenta digital di Indonesia.

"Perusahaan teknologi besar seperti Microsoft ini juga jangan sia-siakan kesempatan ini, segera dibikin program 6 bulan khusus buat AI atau khusus buat computing," papar pria yang kini memiliki panggilan Mas Menteri tersebut.

Selain itu, Nadiem juga meminta developer dan praktisi teknologi lainnya untuk kembali ke kampus dan membagi ilmu yang mereka dapatkan di ruang kelas.

"Salah satu metrik performance untuk universitas sekarang adalah berapa jumlah praktisi yang kerja di dunia nyata yang ngajar. "Ini salah satu hal yang akan kita push," pungkasnya.ne

Berita Populer