•   Senin, 16 Desember 2019
Otonomi Daerah

MPLS, Siswa Mts Sunan Drajat Kalitengah Diajak Ziarah ke Makam Leluhur

( words)
Kepala Sekolah Mts Sunan Drajat Sugihwaras KH Abd Fattah langsung memimpin tahlil di makam Syech Maulana Ishaq Kemantren Paciran Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), yang biasa juga dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru, di Lamongan dilakukan dengan berbagai cara kegiatan, mulai cara mendidik kedisiplinan hingga kegiatan ekstrakurikuler yang bisa membentuk karakter siswa.

Seperti yang dilakukan oleh Mts Sunan Drajat Desa Sugihwaras Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan. Di lembaga pendidikan swasta ini yang terus berkembang ini, pihak sekolah mengajak siswa barunya di hari terakhir MPLS, dengan ziarah ke makam leluhur, di makam Sunan Drajat dan Makam Syech Maulana Ishaq di Desa Kemantren Paciran.

Dipilihnya kegiatan ziarah ini seperti disampaikan oleh KH. Abd Fattah Kepala Sekolah Mts Sunan Drajat Kalitengah, Rabu (17/7/2019), untuk mengenalkan para siswa akan jasa-jasa para leluhur dalam menyebarkan islam di tanah air dengan berbagai kebudayaannya dan peninggalannya, khususnya di wilayah Lamongan.

Saat di lokasi tersebut kata kiai Fattah, dilakukan pembacaan tahlil yang ia pimpin langsung, diikuti semua siswa dan dewan guru. Agenda ini diharapkan bisa dilakukan setiap tahunya, saat tahun ajaran baru.

Ziarah ini kata kiai Fattah, agar mereka tidak lupa diri bahwa semua akan mengalami hal yang sama yakni kematian. "Kegiatan ziarah ke makam leluhur ini juga bagian dari pembentukan karakter ke siswa, agar siswa untuk giat belajar dan tidak melupakan jasa leluhurnya,"ungkapnya.

Tidak hanya itu saja, ziarah kata kiai Fattah adalah juga bagian dari upaya mencari berkah atau ngalap berkah dari para alim yang besar ilmunya seperti Kanjeng Sunan Drajat dan Syech Maulana Ishaq.

"kita mencari berkah Allah Subhanahu wa ta’ala dari orang-orang besar dengan memuliakan dan mengagungkan mereka. Orang besar di sini bisa dalam artian besar ilmunya seperti para ulama, atau kesalehannya seperti orang-orang saleh. Bisa pula, besar dalam segi usia, seperti orang-orang yang lebih tua,"terangnya.

Karena sudah jelas di antara amal yang dapat mendekatkan seseorang kepada Allah subhanahu wa ta’ala adalah ziarah makam para nabi atau para wali. Baik ziarah tersebut dilakukan dengan tujuan mengucapkan salam kepada mereka atau karena tujuan tabarruk (ngalap barokah) dengan berziarah ke makam mereka.

Maksud tabarruk di sini kata Kiai Fattah, adalah mencari barokah dari Allah subhanahu wa ta’ala dengan cara berziarah ke makam para wali. "Kami ingin mengajak siswa saya untuk mencari barokah dan ridlo Alloh dengan cara berziarah seperti ini, semoga mejadi berkah, dan anak-anak mendapatkan ilmu yang bermanfaat,"pungkasnya.jir

Berita Populer