•   Minggu, 15 Desember 2019
Peristiwa Politik

Menteri tak Berani, dan Berpikir Linear, Dicopot!

( words)
Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan pidato Visi Indonesia di Sentul, Bogor, Minggu (14/7/2019) malam.


Janji Presiden Jokowi, dalam Pidato visi Indonesia, Semalam

Jaka Sutrisna, Miftahul Ilmi,
Tim Wartawan Surabaya Pagi

Presiden Joko Widodo menyatakan tak butuh menteri atau pejabat yang berpikir linear (garis lurus). Menteri harus ikut mereformasi birokrasi. Untuk itu, Jokowi menantang menteri-menteri mendatang untuk berani.

"Kecepatan memberi izin menjadi kunci dari reformasi birokrasi kita. Akan saya cek sendiri, akan saya kontrol sendiri. Begitu, begitu saya lihat tidak efisien atau tidak efektif, saya pastikan, saya pastikan akan saya pangkas dan saya copot pejabatnya,” kata Jokowi dalam pidato visi Indonesia di SICC, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7/2019).

Bahkan, Jokowi mengajak untuk merubah pola kerja lama yakni pola kerja yang linier dan tak ada terobosan. “Tidak ada lagi pola pikir-pola pikir lama. Kita juga tidak ingin ada lagi pola-pola kerja yang linear, tidak ada lagi kerja-kerja yang hanya rutinitas, tidak ada lagi kerja-kerja yang monoton yang begitu-begitu saja!" tegas Jokowi.

"Oleh sebab itu, kabinet mendatang butuh menteri-menteri yang berani. Kalau ada lembaga-lembaga yang tidak bermanfaat dan bermasalah, sekali lagi, kalau ada lembaga-lembaga yang tidak bermanfaat dan bermasalah, saya pastikan saya bubarkan!" Tegas Jokowi disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Selain itu, Wakil Presiden terpilih, KH Ma’ruf Amin juga berpesan agar mengajak untuk bergotong royong. Ma’ruf mengungkapkan gotong royong dengan kata cancut taliwondo. “Karena itu mari kita siap cancut taliwondo untuk siap berbakti bagi nusa dan bangsa," ucap Ma’’ruf.

Dalam bahasa Jawa, cancut berarti menyingsingkan baju. Cancut Taliwondo memiliki arti bersegera berangkat mengerjakan tugas. Secara filosofis, cancut taliwondo memiliki makna ikut bekerja sama dengan segenap kemampuan yang dimiliki, dan tidak hanya berpangku tangan.

Indonesia maju bagi Jokowi adalah saat tak ada satupun rakyat yang tertinggal untuk meraih cita-citanya. Indonesia yang demokratis adalah saat seluruh rakyat menikmati hasil kerjanya, yang setiap warga negara memiliki hak sama di mata hukum. Indonesia yang maju adalah yang menguasai teknologi kelas dunia.

Berita Populer